SIDOARJO - Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor secara resmi membuka turnamen Liga Pelajar Indonesia (LPI) di Stadion Jenggolo, Senin (4/3).
Turnamen tersebut merupakan liga sepak bola yang diperuntukan bagi pemain muda. Khususnya jenjang sekolah setingkat SD.
Bupati yang akrab disapa Gus Muhdlor itu mengatakan, turnamen tersebut diperuntukan untuk menjaring bibit pemain sepak bola. Yang nantinya diharapkan dapat mengharumkan nama Sidoarjo baik tingkat nasional maupun internasional.
“Kalau semua mau Timnas oke, tim Porprov oke, semua harus dimulai sedini mungkin yaitu dengan mengadakan kompetisi di tingkat SD secara konsisten, dengan cara ini semoga Sidoarjo menjadi kabupaten penghasil bibit-bibit pemain sepak bola terbaik se-Indonesia,” ucapnya.
Karena itu, Gus Muhdlor meminta agar para pemain bermain dengan sportif. Baginya sepak bola harus menjadi tonggak bagi kerukunan dan solidaritas antar sesamanya.
“Yang paling penting adalah atlet harus benar-benar memahami esensi dari sepak bola itu sendiri, serta menumbuhkan jiwa fair play saar bertanding," ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Sidoarjo Titro Adi mengatakan, kompetisi LPI jenjang SD merupakan tindaklanjut dari instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Persepakbolaan Nasional. Sekaligus tindaklanjut Peraturan Bupati (Perbup) Nomo 27 Tahun 2021 tentang Penumbuhan Budi Pekerti.
“LPI tahun ini merupakan LPI yang terakhir karena di tahun 2025 mendatang akan berubah nomenklaturnya menjadi Gala Siswa Indonesia (GSI) jenjang SD dan SMP,” ungkapnya.
Tirto menjelaskan, LPI tahun 2024 ini dilaksanakan mulai 4 Maret hingga 8 Maret yang diikuti oleh 18 tim yang tersebar dari 18 kecamatan yang ada di Kabupaten Sidoarjo. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista