SIDOARJO - Turnamen futsal Jayandaru Cup telah usai. SMKN 3 Buduran akhirnya merengkuh trofi juara setelah mengkandaskan perlawanan SMKN 1 Bangil Pasuruan.
Sekretaris Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), Martha Wartakusuma mengatakan, jika kemenangan bukanlah sebuah wujud yang diutamakan. Menurutnya kemenangan utama yang harus ada yaitu siapa yang bisa menjunjung sportivitas.
Dia ingin kompetisi tersebut digunakan untuk meningkatkan kemampuan. Sehingga kemudian hari kemampuan dalam bermain futsal dapat lebih baik lagi.
"Semoga ke depan kompetisi ini dapat diikuti seluruh perwakilan kabupaten dan kota seluruh Jawa Timur," harapnya.
Martha mengungkapkan, melalui sejumlah kompetisi diharapkan muncul atlet muda potensial futsal. Sehingga Sidoarjo memiliki banyak pemain unggulan yang bisa mengharumkan nama Kota Delta.
Sementara itu, Ketua Panitia kompetisi, Tri Dedik Rahmawan mengatakan, terdapat 33 tim dari tiga kota yang mendaftar pada turnamen tersebut. Yakni dari Surabaya, Pasuruan dan Sidoarjo.
Dia menyebut jika kejuaraan tersebut merupakan agenda tahunan yang diselenggaran oleh Lintang Songo Foundation. "Ini turnamen kali kedua yang kita selenggarakan," jelasnya.
Dia berharap kompetisi tahunan itu dapat terus berkembang. Serta menjadi wadah bagi atlet futsal Sidoarjo dalam mengembangkan diri.
"Semoga semakin ramai dan futsal Sidoarjo semakin berkembang," pungkasnya. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista