SIDOARJO - SMP Negeri 1 Porong menggelar kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajaran Pancasila (P5) yang diikuti oleh siswa kelas 7, 8 dan 9. Kegiatan P5 tahun ajaran 2024/2025 tersebut mengusung tema "Bangunlah Jiwa dan Raga" dengan subtema "Ragaku Kuat, Berteman Sehat".
Kepala SMP Negeri 1 Porong, Al Hadi, M.Pd.I mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah untuk mengembangkan potensi siswa dan endingnya membentuk akhlak/karakter yang baik. Dia menekankan pentingnya merawat diri, baik secara fisik, mental dan spiritual dengan baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, menjaga penampilan dan kesehatan mental serta spiritual adalah tantangan tersendiri. Selain itu, ia menekankan pentingnya akhlak mulia, baik kepada teman maupun guru.
"Hal itu menjadi bagian daripada upaya mencegah kekerasan seksual dan bullying di lingkungan sekolah," ucapnya kepada Radar Sidoarjo, Selasa (1/10).
Kegiatan P5 ini juga mencakup kerja sama antar siswa untuk mencegah tindakan pelanggaran seperti perundungan. Siswa diajak untuk mengemukakan ide kreatif dalam bentuk karya literasi, baik digital maupun gerakan.
"Ini sangat baik untuk mengedukasi tentang penanggulangan kekerasan seksual dan bullying," jelasnya.
Kegiatan tersebut terbagi menjadi dua jenis produk, yaitu drama dan senam. Setiap kelas mendapatkan bagian untuk menciptakan pertunjukan drama dan senam.
"Saya sangat mengapresiasi hasil karya siswa yang telah dipresentasikan dengan baik dan menunjukkan gerakan yang menyehatkan,” ujarnya.
Dengan seperti itu, semua siswa terlibat dalam kegiatan. Sebab, setiap kelas memiliki peran yang dibagikan secara merata. Seluruh siswa dari semua kelas terlibat berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Ketua OSIS SMPN 1 Porong, Gwyneth Alicia Suksmono menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan untuk membangun jiwa dan raga yang sehat. Sebab seluruh siswa terlibat dalam pembuatan naskah drama dan gerakan senam.
Gwyneth berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran siswa terhadap isu kekerasan seksual di masyarakat. Dia ingin teman-temannya dapat lebih waspada.
"Kami ingin pengetahuan tentang kekerasan seksual ini semakin meningkat, sehingga teman-teman dapat lebih waspada dan berhati-hati,” pungkasnya. (nas/sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista