RADAR SIDOARJO – Menyambut bulan suci Ramadan, Premier Place Hotel Surabaya Airport kembali menghadirkan konsep berbuka puasa yang istimewa bertajuk Kampoeng Ramadhan – Pesisir Nusantara. Mengusung suasana kampung pesisir Indonesia, hotel ini mengajak para tamu menjelajahi kekayaan rasa Nusantara dalam balutan atmosfer hangat dan penuh kebersamaan.
Lewat konsep Kampoeng Ramadhan, pengalaman berbuka puasa tak sekadar soal menikmati hidangan. Lebih dari itu, tamu diajak menyelami cerita di balik setiap rasa. Nuansa kampung pesisir dihadirkan melalui ragam menu khas Nusantara, mulai dari olahan hasil laut, masakan rumahan, hingga sajian tradisional yang lekat dengan momen Ramadan.
Salah satu sudut yang paling mencuri perhatian adalah area live cooking “Wajan Bahari”. Di area ini, wajan besar mengepul hangat, bumbu ditumis langsung di hadapan tamu, dan aroma rempah berpadu dengan harum olahan laut yang menggugah selera. Menu andalan seperti Seafood Tumpah—berisi kerang, udang, cumi, dan aneka hasil laut lain dengan bumbu khas daerah bercita rasa pedas gurih—dimasak secara langsung.
Tamu tak hanya menikmati sajian yang masih hangat dari wajan, tetapi juga merasakan pengalaman menyaksikan proses memasaknya: mendengar gemericik minyak, mencium wangi rempah, hingga melihat hidangan tersaji siap disantap saat waktu berbuka tiba.
Baca Juga: Indomaret Cabang Surabaya Gelar Donor Darah Jelang Ramadan, Tanamkan Jiwa Sosial ke Karyawan
“Olahan ikan dan hasil laut menjadi bintang utama dalam Kampoeng Ramadhan Pesisir Nusantara. Menu seperti Ikan Woku, Ikan Bumbu Bali, Ikan Sambal Matah, hingga Wajan Bahari Seafood Tumpah kami sajikan dengan racikan rempah yang kuat dan teknik memasak yang menjaga cita rasa aslinya. Ditambah area live cooking, tamu tidak hanya menikmati hidangan, tetapi juga pengalaman melihat proses memasaknya secara langsung,” ujar Andy Abidin, Executive Chef Premier Place Hotel Surabaya Airport.
Tak jauh dari area live cooking, “Etalase Berkah Nusantara” menampilkan kekayaan kuliner Tanah Air dengan lebih dari 70 varian menu yang berganti setiap hari. Aneka olahan ikan seperti Ikan Woku, Ikan Bumbu Bali, Ikan Sambal Matah, Ikan Asam Pedas, hingga lorjuk dan kerang tersaji berdampingan dengan hidangan daging dan ayam seperti Rendang Daging Kentang, Tongseng Daging, Kalio Daging, serta Ayam Goreng Serundeng.
Baca Juga: Jelang Ramadan, Petugas Gabungan Tertibkan Tempat Hiburan di Waduk Kalimati Prambon Sidoarjo
Pilihan sayur tradisional pun melengkapi sajian, mulai dari Sayur Lodeh Jadul, Plecing Kangkung, Urap Sayur, Gulai Nangka, hingga beragam menu kampung lainnya. Tamu bebas memilih hidangan yang paling akrab di lidah atau mencoba cita rasa baru dari berbagai daerah di Indonesia.
Suasana berbuka semakin semarak dengan hadirnya berbagai stall favorit, seperti martabak, terang bulan, samosa, kebab, dan aneka gorengan hangat. Sebagai penutup, tersedia jajanan pasar, puding, aneka cake, serta minuman khas Ramadan seperti Es Campur, Es Dawet, Es Oyen, Es Tape Cincau, hingga wedangan tradisional yang manis dan menyegarkan.
“Daya tarik utama Kampoeng Ramadhan tahun ini ada pada kekayaan menu pesisir yang kami hadirkan. Lebih dari 70 pilihan hidangan Nusantara kami siapkan dan berganti setiap hari, mulai dari aneka olahan ikan khas daerah hingga sajian tradisional yang jarang ditemui di buffet hotel. Kami ingin tamu benar-benar merasakan perjalanan rasa dari berbagai wilayah Indonesia,” ujar Inwan Tamim, Food & Beverage Manager Premier Place Hotel Surabaya Airport.
Melalui konsep ini, Premier Place Hotel Surabaya Airport menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang bukan hanya mengenyangkan, tetapi juga menghadirkan nostalgia dan kehangatan khas kampung pesisir Nusantara. (vga)
Editor : Vega Dwi Arista