SIDOARJO - Kasus penemuan mayat ibu dan bayi laki-laki di kos-kosan RT 15/RW 04, Dusun Keling, Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono akhirnya mulai menemui titik terang. Diduga kuat ibu dan bayi tersebut merupakan korban pembunuhan.
Informasi yang berhasil dihimpun Radar Sidoarjo, Unit Reskrim Polresta Sidoarjo berhasil membekuk pria berinisial IM yang tidak lain dan tidak bukan merupakan kekasih korban. IM diduga kuat menjadi aktor pembunuhan sadis tersebut.
Saat dikonfirmasi, Kamis (27/6), Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing mengatakan, dalam waktu 1 x 24 jam Unit Reskrim Polresta Sidoarjo dapat mengamankan terduga pelaku yang digadang-gadang merupakan kekasih korban.
Menurutnya, setelah dilakukan serangkaian tindakan penyidikan, termasuk olah TKP, serta melakukan pemeriksaan beberapa saksi dan mengamankan barang bukti, akhirnya pihaknya dapat mengungkap kasus tersebut.
"Setelah kami lakukan penyelidikan, akhirnya kami melakukan penangkapan terhadap inisial IM," ujarnya.
Setelah dilakukan pemeriksaan, menurut pengakuan terduga pelaku, bahwa sempat terjadi adu mulut antara dirinya dengan korban. Akan tetapi, motif IM tega melakukan hal tersebut masih didalami pihak kepolisian.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, sempat terjadi cekcok antara korban dengan terduga, karena perbedaan pendapat. Masih kita dalami," ungkap polisi berpangkat melati tiga itu.
Lebih lanjut, masih kata Christian, terduga pelaku merupakan warga Surabaya yang saat ini tinggal di Tanggulangin. Kini, terduga pelaku masih dalam pemeriksaan lebih lanjut dan diamankan di Mako Polresta Sidoarjo.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Warga RT 15/RW 04 Dusun Keling, Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono digegerkan dengan penemuan mayat perempuan bernama Itanti dan bayi laki-laki yang berada di atas kepalnya di kamar kos nomor 10 dalam kondisi membusuk dan berbau menyengat, Selasa (25/6) sekitar pukul 13.30. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista