Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Lapas Porong Sidoarjo Panen 50 Kg Gurami dan 60 Kg Lele untuk Ketahanan Pangan Nasional

Diky Putra Sansiri • Jumat, 16 Januari 2026 | 10:40 WIB
INOVASI: Petugas panen gurami dan lele di Lapas Porong Sidoarjo.
INOVASI: Petugas panen gurami dan lele di Lapas Porong Sidoarjo.

RADAR SIDOARJO - Lapas Kelas I Surabaya atau Lapas Porong Sidoarjo ambil bagian dalam Panen Raya Serentak yang digelar Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), dengan menampilkan hasil budidaya perikanan warga binaan.

Dalam kegiatan tersebut, Lapas Kelas I Surabaya memanen ikan gurami seberat 50 kilogram dan ikan lele sebanyak 60 kilogram. Tak hanya itu, sejumlah kolam perikanan lainnya juga telah memasuki masa siap panen dan dijadwalkan dipanen pada akhir bulan mendatang.

Panen Raya Serentak dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto. Kegiatan ini mencakup sektor pertanian, perkebunan, peternakan, hingga perikanan sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas I Surabaya Sohibur Rachman menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil pembinaan yang konsisten dan berkelanjutan.

“Keberhasilan panen ini tidak lepas dari konsistensi pembinaan serta keterlibatan aktif warga binaan, seluruh bidang, dan stakeholder terkait," kata Kalapas, Jumat (16/1).

Menurut dia, program ketahanan pangan ini bukan sekadar menghasilkan panen, tetapi juga membentuk keterampilan, etos kerja, dan kemandirian warga binaan sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Mashudi melaporkan langsung pelaksanaan Panen Raya Serentak kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Ia menegaskan bahwa seluruh hasil panen merupakan buah dari proses pembinaan kemandirian yang dilakukan secara berkesinambungan.

“Panen Raya Serentak ini adalah bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan sekaligus bentuk kontribusi nyata pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan nasional," tegasnya.

Menurutnya, seluruh capaian panen merupakan hasil pembinaan yang dilakukan secara terus-menerus oleh unit pelaksana teknis pemasyarakatan.

Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto dalam arahannya menekankan pentingnya program pembinaan yang memiliki dampak ganda bagi warga binaan dan masyarakat luas.

“Kami ingin mewujudkan konsep sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui. Di satu sisi, kami membina warga binaan melalui pelatihan dan pemberdayaan," pungkasnya. (dik)

Editor : Vega Dwi Arista
#Porong #gurami #Napi #Ketahanan Pangan #Lele #Lapas