Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Teridentifikasi, Muhfi Santri Asal Damarsi Buduran Korban Ambruknya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Dimakamkan

Diky Putra Sansiri • Rabu, 15 Oktober 2025 | 16:22 WIB
DUKA: Kapolsek ikuti prosesi pemakaman korban ambruknya Ponpes Al Khoziny di Buduran, Selasa (14/10) malam.
DUKA: Kapolsek ikuti prosesi pemakaman korban ambruknya Ponpes Al Khoziny di Buduran, Selasa (14/10) malam.

RADAR SIDOARJO - Rumah duka almarhum Muhammad Muhfi Alfian dipenuhi keluarga dan kerabat.

Santri asal Perum The Sun Village C14 RT 14/RW 03, Desa Damarsi, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, itu menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam peristiwa ambruknya musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny beberapa waktu lalu.

Jenazah Muhfi tiba di rumah duka pada Selasa (14/10) malam, setelah berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jatim di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim.

Begitu hasil identifikasi keluar, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Damarsi, yang jaraknya tidak jauh dari kediamannya.

Untuk memastikan prosesi pemakaman berjalan lancar dan khidmat, Kapolsek Buduran Kompol Subadri bersama anggotanya turun langsung ke rumah duka hingga ke lokasi pemakaman.

“Kami hadir bukan hanya untuk mengamankan proses serah terima jenazah dan pemakaman, tetapi juga untuk takziyah. Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya salah satu warga kami dalam musibah di Ponpes Buduran ini,” ujar Kompol Subadri.

Ia menambahkan, kehadiran pihak kepolisian juga sebagai bentuk empati dan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Kami juga ikut mensalati jenazah bersama warga, hingga prosesi pemakaman selesai. Semoga almarhum husnul khatimah dan seluruh amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Damarsi Miftakhul Anwaruddin yang turut hadir di rumah duka menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya warganya.

“Terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak, terutama tim DVI dan kepolisian yang telah bekerja keras dalam proses evakuasi dan identifikasi korban,” ujarnya.

Tangis keluarga dan kerabat pecah saat jenazah disalatkan di masjid dekat rumah almarhum sebelum akhirnya dimakamkan. Sejumlah pelayat terus berdatangan memberikan ucapan bela sungkawa, mengiringi kepergian Muhfi ke peristirahatan terakhirnya.

Sebagai informasi, musala Ponpes Al Khoziny, Buduran, ambruk pada Senin (29/9). Tragedi tersebut menelan sejumlah korban jiwa. Hingga kini, Ditreskrimum Polda Jatim masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti runtuhnya bangunan tersebut. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Santri #Korban #Ponpes #Polsek #dimakamkan #Buduran