Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Serahkan Sertifikat ke Korban Lumpur di Sidoarjo, Menteri ATR/BPN Pastikan Tidak Ada Mafia Tanah

M Saiful Rohman • Jumat, 24 November 2023 | 00:12 WIB

 

SIMBOLIS: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto didampingi Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor saat menyerahkan sertifikat tanah ke warga.
SIMBOLIS: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto didampingi Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor saat menyerahkan sertifikat tanah ke warga.
 

SIDOARJO - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto menyerahkan secara simbolis 50 sertifikat tanah ke warga korban lumpur di Desa Renojoyo, Kecamatan Porong, Kamis (23/11). Total ada 650 warga yang akan mendapat sertifikat tersebut.

Hadi mengungkapkan, hampir 15 tahun warga tidak memiliki sertifikat hak atas tanah.

"Hari ini (kemarin, red) saya serahkan sertifikat secara door to door, semuanya saya tanya rata-rata gratis," ucapnya.

Meskipun, imbuhnya, terdapat lima keluarga yang membayar sesuai dengan pendapatan negara bukan pajak. Hal tersebut digunakan untuk pengukuran, biaya panitia dan biaya pendaftaran. Total biaya yang dikeluarkan sebanyak kurang dari Rp 600 ribu.

"Rata-rata semuanya gratis, termasuk Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) digratiskan oleh Pemerintah Daerah (Pemda)," jelasnya.

Hadi berpesan, jika dalam proses sertifikasi tanah tersebut tidak sesuai dengan ketentuan, yakni gratis atau membayar pendapatan negara bukan pajak sebesar Rp 600 ribu agar segera dilaporkan. Laporan tersebut dapat disampaikan ke kepala kantor pertanahan, dibantu oleh Kapolresta dan Dandim.

"Saya yakinkan tidak ada mafia tanah yang bermain pada korban lumpur lapindo," tegasnya.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor mengatakan, BPN Sidoarjo ingin memastikan posisi ketidakjelasan sertifikat tanah yang sudah terlampau lama. Sehingga ia bersyukur semuanya telah jelas.

"Beliau (Hadi Tjahjanto, red) sangat semangat sekali, ingin memastikan akan kehadiran Pemerintah kepada masyarakat yang sedang terkena bencana dan kemudian mendapatkan kepastiannya," terangnya.

Secara perlahan, Bupati yang akrab disapa Gus Muhdlor itu menuntaskan permasalahan tanah di Sidoarjo.

"Saat ini tinggal delapan orang yang akan kami tuntaskan, tapi ngapunten (mohon maaf, red) dicari alamatnya belum ketemu, ahli warisnya juga belum ketemu dan ini masih on proses," ucapnya.

Gus Muhdlor yakin permasalahan tanah di Sidoarjo akan tuntas secara perlahan dan pasti. Beberapa PR yang lainnya juga akan ia selesaikan. (sai/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#ATR/BPN #Sertifikat #tanah #menteri #Lumpur