SIDOARJO - Warga terdampak lumpur di Desa Gempolsari, Kecamatan Tanggulangin mendapatkan bantuan air bersih. Penyaluran air bersih tersebut disalurkan menggunakan Armored Water Cannon (AWC) oleh Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Jatim Batalion A Pelopor Kompi 3 Porong pada Kamis (21/9) sekitar pukul 09.00.
Bantuan air tersebut dibagikan di Desa Gempolsari yakni mulai dari RT 11 hingga RT 16. Warga berbondong-bondong antre membawa galon hingga drum yang digunakan untuk mengisi air bersih yang diberikan.
Warga RT 11/RW 3, Arip, merasa sangat senang dengan adanya bantuan air bersih yang diberikan. Karena di desa tersebut air yang biasa dipakai sehari-hari kotor dan tidak layak pakai.
"Air disini hanya buat mandi. Namun, untuk konsumsi berbeda lagi, biasanya kita beli satu jurigen dengan harga Rp 3 ribu per jurigen. Juga untuk cuci baju yang berwarna putih kita beli air," tambahnya.
Pria 37 tahun tersebut menambahkan, untuk satu jurigen air bersih yang ia beli, biasanya digunakan untuk tiga hari. Digunakan untuk memasak dan minum. Walaupun, air untuk mandi asin dan berwarna kuning dengan terpaksa tetap dipakai. "Kalau tiap hari beli air untuk mandi pasti habis banyak," paparnya.
Sementara itu, Wadanki Kompi 3 Batalyon A Pelopor Porong, Iptu Dirsam mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dari Brimob Porong kepada warga Gempolsari melalui bantuan air bersih.
"Disini kita membawa truk tangki dengan air 5 ribu liter, kemudian kami juga membawa Water Canon dengan air sekitar 3 ribu liter," paparnya.
Ia menambahkan, langkah ini sebagai implementasi program bantuan air bersih untuk warga terdampak kekeringan. Kegiatan ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang air sumurnya terdampak semburan lumpur.
Kepala Desa Gempolsari, Abdul Haris mengatakan, antusias warganya sangat besar sekali atas bantuan yang diberikan oleh Brimob Porong. Karena air bersih sangat dibutuhkan oleh warga Desa Gempolsari. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista