RADAR SIDOARJO - Polemik tarif sewa Stadion Gelora Delta (GDS) antara manajemen Deltras FC dan Pemkab Sidoarjo masih belum menemukan titik terang. Kondisi ini memicu kekecewaan dari para pecinta sepak bola di Kota Delta.
CEO Deltras Sidoarjo, Amir Burhannudin, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum pernah diajak duduk bersama oleh pemerintah daerah untuk membahas masalah tersebut. Padahal, menurutnya, komunikasi terbuka sangat diperlukan demi masa depan tim berjuluk The Lobster itu.
“Kalau Pemkab merasa bertanggung jawab terhadap pengembangan sepak bola dan Deltras, ya undang kami untuk audiensi,” ujarnya kepada Radar Sidoarjo, Selasa (29/4).
Amir menegaskan bahwa dirinya terbuka untuk berdiskusi jika ada itikad baik dari pemerintah. Ia menyebut bahwa persoalan tarif sewa stadion sebenarnya bukan hal yang harus diperdebatkan secara berkepanjangan.
"Kami bersikap realistis dengan kondisi finansial klub. Kalau tarifnya masih bisa dijangkau, tentu kami sewa. Tapi kalau tidak, kami akan mencari stadion yang lebih terjangkau," tegasnya.
Ia juga menyayangkan sikap Pemkab yang belum mengambil langkah aktif untuk menjembatani permasalahan ini, terutama jika benar-benar menganggap Deltras sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
“Kalau Deltras disebut sebagai hiburan masyarakat, lalu siapa yang bertanggung jawab? Kalau Pemkab merasa begitu, ayo undang kami bicara,” pungkas Amir. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista