Omah Therapi-Ku di UPT PPSAB Sidoarjo Resmi Dibuka untuk ABK dan PMKS, Warga Kurang Mampu Bisa Terapi Gratis

RADAR SIDOARJO - Harapan baru bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), hingga masyarakat kurang mampu kini hadir di Kabupaten Sidoarjo.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi membuka layanan Omah Therapi-Ku di Jalan Monginsidi, Kelurahan Sidoklumpuk, yang menyediakan terapi gratis bagi warga kurang mampu setiap hari Rabu.
Layanan yang diresmikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa itu menjadi salah satu upaya memperluas akses terapi bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan layanan pendampingan tumbuh kembang maupun rehabilitasi.
Kepala Dinas Sosial Jawa Timur (Kadinsos Jatim) Restu Novi Widiani mengatakan, Omah Therapi-Ku tidak hanya diperuntukkan bagi anak-anak binaan UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita (PPSAB) Sidoarjo, tetapi juga dibuka untuk masyarakat umum kurang mampu yang membutuhkan terapi.
“Operasional setiap hari memang untuk anak-anak dalam UPT. Tapi setiap hari Rabu dibuka untuk masyarakat umum, gratis,” kata Restu Novi Widiani.
Menurutnya, masyarakat yang ingin mendapatkan layanan cukup mendaftar dan memenuhi syarat sebagai keluarga kurang mampu yang masuk desil 1 sampai 5 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kemensos.
“Ini memang diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan dan kurang mampu. Nanti akan dicek dulu apakah masuk desil 1 sampai 5,” jelasnya.
Layanan terapi yang tersedia meliputi fisioterapi, terapi okupasi, terapi wicara, terapi sensori integrasi hingga terapi perilaku. Seluruh terapi diberikan tanpa biaya.
“Gratis. Khusus hari Rabu untuk masyarakat umum,” tegasnya.
Saat ini, layanan terapi ditangani tiga terapis profesional yang bekerja sama dengan Poltekkes Kemenkes Surakarta. Karena keterbatasan jumlah terapis, kuota pelayanan masyarakat umum masih dibatasi sekitar lima hingga 10 orang per hari.



