SIDOARJO - Hampir saja Deltras Sidoarjo terancam tak dapat menggunakan Stadion Gelora Delta sebagai home basenya pada Liga 2 musim depan. Sebab surat permohonan terkait informasi stadion belum diberikan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Sidoarjo.
Akan tetapi permasalahan itu akhirnya menemui titik terang. Sehingga klub kebanggaan warga Sidoarjo itu telah menenuhi pengecekan syarat lisensi.
"Sudah aman (sudah diserahkan Disporapar, red)," ucap CEO Deltras Sidoarjo, Amir Burhannudin saat dikonfirmasi Radar Sidoarjo.
Putra ulama asal Bancar, Tuban, Kiai Munawar Zaini itu mengungkapkan, jika Disporapar menyerahkan dokumen teknis stadion di waktu yang sangat mepet. Hampir saja waktu pengecekan syarat lisensi klub ditutup.
"Diserahkan pas injury time, sekitar pukul 16.00 (Selasa 2 April, red)," ujarnya.
Karena itu, pihaknya langsung melakukan gerak cepat. Supaya tak ketinggalan, sebagaimana batas waktu yang sudah ditentukan.
Sekretaris Deltamania, Satrio Aji Utomo mengatakan, terdapat miss komunikasi antara manajemen Deltras dan Pemkab Sidoarjo. Namun ia bersyukur permasalahan tersebut telah usai. Sehingga The Lobster masih dapat menggunakan Stadion Gelora Delta sebagai markas di laga home.
"Mungkin ada miss, tapi semua masalah sudah clear," terang pentolan suporter yang akrab disapa Yoyok itu.
Dia berharap, hal seperti itu tak terjadi lagi antara manajemen Deltras bersama Pemkab dalam hal ini Disporapar.
"Ke depan hal seperti itu jangan sampai terjadi lagi, karena sinergitas sangat dibutuhkan," pungkasnya. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista