Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jelang Idul Adha, 5 Ribu Hewan Ternak di Sidoarjo Sudah Divaksin 

D
Penulis: Diky Putra Sansiri❯
ANTISIPASI: Hewan kurban di Sidoarjo bersih dari PMK. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
ANTISIPASI: Hewan kurban di Sidoarjo bersih dari PMK. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

Advertisement

RADAR SIDOARJO - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo memastikan kondisi kesehatan hewan kurban di wilayahnya masih aman dan terbebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Sebagai langkah antisipasi, Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Sidoarjo telah menggencarkan vaksinasi terhadap ribuan hewan ternak sekaligus memperketat pengawasan di kandang maupun lapak penjualan hewan kurban.

Advertisement

Plt Kepala Bidang Produksi Peternakan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dispaperta Kabupaten Sidoarjo Erwin Priatmoko mengatakan, hingga saat ini belum ditemukan maupun dilaporkan adanya kasus PMK di Kabupaten Sidoarjo.

“Untuk kasus PMK sampai sekarang belum ada laporan yang masuk,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (21/5).

Advertisement

Menurut Erwin, Dispaperta telah melakukan vaksinasi PMK terhadap sekitar 5.000 ekor hewan ternak. Khusus sapi, vaksin diberikan hingga dua kali untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan menekan potensi penyebaran penyakit.

Tak hanya itu, petugas kesehatan hewan juga diterjunkan langsung ke lapangan untuk melakukan pemantauan secara door to door ke kandang-kandang milik peternak.

“Petugas kami aktif turun langsung ke lapangan, berkeliling dari kandang ke kandang milik peternak. Jadi bukan hanya kegiatan seremonial saja, tetapi benar-benar kerja nyata door to door untuk memastikan kesehatan hewan ternak tetap terjaga,” jelasnya.

Selain vaksinasi, pengawasan juga diperketat di sejumlah titik penjualan hewan kurban musiman yang mulai bermunculan menjelang Idul Adha. Petugas melakukan pemeriksaan fisik hewan, pengecekan dokumen asal ternak, hingga memastikan status vaksinasi hewan yang masuk dari luar daerah.

Erwin menegaskan, langkah tersebut dilakukan untuk mencegah potensi penyebaran PMK sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang akan membeli hewan kurban.

“Pengawasan kami fokuskan juga pada hewan ternak yang didatangkan dari luar daerah. Semua diperiksa secara berkala agar hewan yang masuk ke Sidoarjo dipastikan sehat dan layak kurban,” terangnya.

Advertisement
Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo

Artikel Terkait

Aplikasi Online Bantu Dongkrak Penjualan Kambing di Sidoarjo

Aplikasi Online Bantu Dongkrak Penjualan Kambing di Sidoarjo

Menjelang Raya Idul Adha 1447 Hijriah, lapak penjualan kambing kurban di Jalan Raya Wadungasri, Kecamatan Waru, Sidoarjo, diserbu pembeli, Selasa (26/5) malam. 

Satpol PP Sidoarjo Tertibkan Lapak Pedagang Kambing Kurban di Gading Fajar

Satpol PP Sidoarjo Tertibkan Lapak Pedagang Kambing Kurban di Gading Fajar

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sidoarjo menertibkan lapak pedagang kambing kurban yang berdiri di atas saluran air, sempadan sungai, serta area taman milik Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK).

Harga Daging Meroket, Stan di Pasar Porong Sidoarjo Sepi Pembeli

Harga Daging Meroket, Stan di Pasar Porong Sidoarjo Sepi Pembeli

Lapak pedagang daging sapi di Pasar Baru Porong, Sidoarjo, kini tak lagi seramai biasanya. Harga daging yang terus merangkak naik hingga mencapai Rp 140 ribu per kilogram membuat daya beli masyarakat melemah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer