RADAR SIDOARJO - Menghadapi putaran ketiga kompetisi yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan, pelatih kawakan Deltras FC Sidoarjo Widodo Cahyono Putro (WCP), telah menyiapkan skema khusus.
Jeda jadwal yang cukup lebar sebelum memasuki rangkaian pertandingan padat pascablebaran menuntut tim pelatih untuk memutar otak agar kondisi fisik pemain tidak kedodoran.
Menanggapi jadwal yang cukup unik di putaran ini, pelatih asal Cilacap tersebut menegaskan bahwa modifikasi dalam sesi latihan adalah kunci utama.
Coach WCP menyadari bahwa menjalankan kompetisi di bulan puasa memberikan tantangan ganda, yakni menjaga kebugaran sekaligus beradaptasi dengan waktu istirahat pemain.
"Ya, ini yang nanti kita akan modifikasi di latihan. Kita akan coba mungkin dalam sesi puasa ini bagaimana kita menjaga ritme atau kondisi atau intensitas kita tetap terjaga," ujar pelatih berusia 55 tahun tersebut.
Untuk menyiasati hal tersebut, Deltras FC berencana melakukan penyesuaian besar pada aspek non-teknis dan jadwal harian tim.
Ada dua opsi waktu latihan yang tengah dipertimbangkan secara serius. Yakni sesi malam hari setelah berbuka puasa dan sesi sore hari sebelum buka puasa.
"Mungkin dari nutrisinya atau dari sistem latihan karena puasa, jadi kita latihan bisa digeser malam atau mungkin bahkan kita ada latihan di sore hari menjelang buka puasa. Jadi itu harus kita jalani, karena kita juga nanti bermain di bulan puasa," tambah legenda sepak bola Indonesia ini. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista