RADAR SIDOARJO - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Bakalan Wringinpitu, tepatnya di timur SPPG Bakalan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (20/5) malam.
Seorang pengendara sepeda motor asal Jombang meninggal dunia usai menabrak bagian belakang truk gandeng yang melaju searah.
Baca Juga: Dua Laka, Tiga Orang Tewas di Balongbendo Sidoarjo, Ini Identitasnya
Korban diketahui bernama MYL (19), warga Desa Kepuhkajang, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang. Pemuda yang bekerja sebagai karyawan swasta itu meninggal dunia di lokasi kejadian dan selanjutnya dievakuasi ke RSU Anwar Medika Balongbendo.
Kapolsek Balongbendo, Kompol Sugeng Sulistiyono, mengatakan insiden bermula saat sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah barat ke timur atau dari Mojokerto menuju Surabaya.
Baca Juga: Dua Laka Maut di Sidoarjo, Dua Pemotor Tewas di TKP
“Setibanya di lokasi kejadian, korban diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan kurang berhati-hati sehingga menabrak bagian belakang kiri truk gandeng yang berjalan di depannya dengan arah yang sama,” ujar Kompol Sugeng Sulistiyono.
Truk gandeng tersebut dikemudikan Mulyono (58), warga Sukorejo, Kota Blitar. Akibat benturan keras itu, korban mengalami luka fatal dan dinyatakan meninggal dunia. Sementara pengemudi truk tidak mengalami luka.
Baca Juga: Laka Motor Vs Motor di Geluran Taman Sidoarjo, Korban Alami Luka Berat
Kompol Sugeng menjelaskan, pihaknya bersama unit lalu lintas Polsek Balongbendo langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, memeriksa saksi-saksi, serta mengajukan permohonan visum jenazah.
“Penanganan awal dilakukan anggota Unit Lantas Polsek Balongbendo, selanjutnya kasus ini kami limpahkan ke Unit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.
Ia juga mengimbau para pengguna jalan agar selalu berhati-hati, menjaga jarak aman antar kendaraan, serta menyesuaikan kecepatan terutama saat berkendara pada malam hari. “Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak memacu kendaraan secara berlebihan. Pastikan kondisi fisik prima, konsentrasi penuh, dan selalu waspada agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya. (sur/vga)
Editor : Vega Dwi Arista