RADAR SIDOARJO - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Buduran, tepatnya di depan Kantor Bulog atau sekitar 100 meter sebelum traffic light Avian arah Surabaya, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Senin (11/5).
Insiden tersebut melibatkan sebuah truk gandeng yang dikemudikan SMN (74), warga Kabupaten Situbondo, dengan sepeda motor matic yang dikendarai MA, 21, warga Buduran, Sidoarjo.
Baca Juga: Dua Laka, Tiga Orang Tewas di Balongbendo Sidoarjo, Ini Identitasnya
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan bermula saat truk gandeng melaju dari arah Sidoarjo menuju Surabaya.
Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi truk berpindah lajur dari kanan ke kiri.
Baca Juga: Pemotor Tewas Usai Tabrak Pohon di Jalan Raya Kletek Taman Sidoarjo
Namun diduga kurang memperhatikan kondisi arus lalu lintas di sisi kiri, sehingga bagian pengaman gandengan truk berserempetan dengan sepeda motor yang melaju searah di lajur kiri.
Akibat benturan tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka berat dan sempat dilarikan ke RS Delta Surya Sidoarjo untuk mendapatkan penanganan medis.
Baca Juga: Pemotor Tewas Tabrakan di Jalan Pahlawan Sidoarjo
Namun nahas, korban dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan.
Petugas Unit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga: Ini Kronologi Siswa SD Tewas Terlindas Truk di Waru Sidoarjo
Kasat Lantas Polresta Sidoarjo, AKP Yudhi Anugrah Putra membenarkan kejadian tersebut.
“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia di wilayah Buduran. Saat ini Unit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kecelakaan dengan memeriksa saksi-saksi serta mengamankan kendaraan yang terlibat,” ujar AKP Yudhi.
Ia juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama ketika berpindah lajur.
“Kami mengingatkan seluruh pengguna jalan agar selalu memperhatikan situasi arus lalu lintas di sekitar kendaraan sebelum berpindah lajur. Keselamatan di jalan harus menjadi prioritas bersama guna mencegah terjadinya kecelakaan yang berakibat fatal,” tutupnya. (sur/vga)
Editor : Vega Dwi Arista