Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BPJS Kesehatan Sidoarjo Perluas Program Donasi JKN, Bantu Peserta Menunggak Kembali Aktif

V
Penulis: Vega Dwi Arista❯
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo, Munaqib (tengah)
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo, Munaqib (tengah)

Advertisement

RADAR SIDOARJO – BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo terus memperkuat ekosistem Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan memperluas cakupan Program Donasi JKN. Program tersebut menjadi salah satu dari delapan Quick Wins Direksi BPJS Kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo, Munaqib, mengatakan Program Donasi JKN masuk dalam Program Customer Centric, khususnya pada aspek penguatan iuran peserta.

Advertisement

“Program donasi ini merupakan upaya optimalisasi penerimaan iuran dengan melibatkan kolaborasi stakeholder JKN, misalnya melalui donasi corporate social responsibility (CSR), serta pembayaran iuran secara bertahap agar peserta yang memiliki tunggakan dapat kembali aktif kepesertaannya,” ujarnya saat pertemuan bersama pemberi donasi JKN di ruang rapat lantai 2 BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo, Senin (11/5).

Munaqib menjelaskan, program donasi tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial dari badan usaha maupun lembaga mitra BPJS Kesehatan untuk membantu peserta JKN dari segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) yang memiliki tunggakan iuran.

Advertisement

Dengan adanya bantuan tersebut, peserta yang sebelumnya nonaktif dapat kembali mengaktifkan kepesertaannya dan memperoleh akses layanan kesehatan.

“Selain badan usaha, lembaga atau badan amal lainnya juga dapat menjadi donatur dengan menyerahkan data individu atau keluarga dari segmen PBPU yang memiliki tunggakan iuran,” jelasnya.

Ia menambahkan, mekanisme program dilakukan melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) sesuai kesepakatan kedua belah pihak. Kepesertaan JKN akan aktif kembali setelah pembayaran iuran pertama atau tunggakan diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurut Munaqib, prinsip utama program donasi ini bersifat sukarela tanpa adanya paksaan dari pihak mana pun. Pembayaran tunggakan iuran peserta PBPU dan BP kelas 3 juga dilakukan secara kolektif.

Ia pun mengajak seluruh mitra BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo untuk ikut berpartisipasi dalam program tersebut agar masyarakat di sekitar mereka dapat kembali mengakses layanan kesehatan tanpa terkendala status kepesertaan.

Selain itu, Munaqib juga mengingatkan peserta JKN agar rutin membayar iuran setiap bulan sebelum tanggal 10 untuk menghindari denda layanan saat menjalani perawatan rawat inap di rumah sakit.

Advertisement
Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo

Artikel Terkait

Hari Pertama Menjabat, Kapolresta Sidoarjo Turun Atur Lalu Lintas

Hari Pertama Menjabat, Kapolresta Sidoarjo Turun Atur Lalu Lintas

Mengawali hari pertama bertugas, Kapolresta Sidoarjo AKBP Bobby Adimas Condroputra turun langsung ke jalan untuk melayani masyarakat melalui program Pagi Melayani, Senin (19/10). Ia ikut mengatur arus lalu lintas

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

BPJS Kesehatan mendorong transformasi layanan jantung pada Program JKN melalui pendekatan Value-Based Health Care.

BHS Tegaskan MBG Harus Dilanjutkan, Jadi Penguat Kebersamaan dan Persatuan

BHS Tegaskan MBG Harus Dilanjutkan, Jadi Penguat Kebersamaan dan Persatuan

Karena itu, Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi VII DPR RI, Ir. H. Bambang Haryo Soekartono, M.I.Pol (BHS), menegaskan program MBG perlu terus dilanjutkan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer