Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Guru Inovatif Jadi Kunci, PKB Tiga SMP Negeri di Waru Sidoarjo Perkuat Karakter dan Kompetensi Siswa

Diky Putra Sansiri • Minggu, 19 April 2026 | 10:19 WIB
INOVATIF: Tiga SMP Negeri di Waru ikuti PKB, Sabtu (18/4). (ANAS/RADAR SIDOARJO)
INOVATIF: Tiga SMP Negeri di Waru ikuti PKB, Sabtu (18/4). (ANAS/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Upaya meningkatkan kualitas pendidikan terus dilakukan di Kabupaten Sidoarjo. Salah satunya melalui Workshop Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) yang diikuti oleh SMPN 2 Waru, SMPN 3 Waru, dan SMPN 4 Waru, Sabtu (18/4).

Mengusung tema “Guru Inovatif sebagai Kunci Peningkatan Karakter dan Kompetensi Murid di Era Digital”, kegiatan ini menghadirkan narasumber Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Kabupaten Sidoarjo Dr Tirto Adi, Dr Syaifudin Noer, dan Herry Supriyanto.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Dr Tirto Adi menegaskan bahwa PKB menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi guru dan kepala sekolah.

“Tujuan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan ini adalah mengembangkan kompetensi kepala sekolah terutama guru. Karena ketika guru kompeten, maka dalam mendampingi anak-anak belajar juga akan memberikan bekal karakter, keilmuan, dan literasi yang baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, kualitas guru yang baik akan berdampak langsung pada kualitas siswa, baik dari sisi akademik maupun karakter.

“Kalau anak-anak tercerahkan dengan keilmuannya, literasinya bagus, karakternya kokoh, itu menjadi modal sukses mereka. Dampaknya juga terlihat pada peningkatan literasi, numerasi, hingga survei karakter dan lingkungan belajar,” jelasnya.

Menurutnya, keberhasilan tersebut juga tercermin dari capaian makro pendidikan di Sidoarjo. Buktinya, pada tahun 2025 kemarin Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo mendapatkan penghargaan sebagai tiga terbaik tingkat nasional dalam layanan pendidikan. 

"Itu dipengaruhi oleh guru-guru profesional yang memberikan layanan terbaik,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Dwi Wahyulianti, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antar sekolah untuk terus meningkatkan kualitas guru.

“Kegiatan ini merupakan yang kedua. Dua tahun lalu diikuti empat sekolah, sekarang tiga karena SMPN 1 Waru sudah melaksanakan lebih dulu. Ini sebagai tindak lanjut kebijakan pembelajaran yang benar-benar harus dipahami oleh guru,” ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya inovasi dan kreativitas dalam proses pembelajaran agar bisa memberikan manfaat maksimal kepada siswa. 

"Melalui pelatihan ini, guru bisa belajar bagaimana cara mengajar yang efektif dengan bertemu narasumber yang berpengalaman,” jelasnya.

Ia menegaskan pentingnya guru untuk terus berkembang mengikuti perkembangan zaman.

“Kita harus terus berinovasi dan berkembang. Guru harus selalu update agar bisa menjadi yang terdepan dan terbaik bagi anak-anak, terutama dalam meningkatkan kompetensi sekaligus membentuk karakter sesuai zamannya,” tuturnya.

Kepala SMP Negeri 2 Waru Ahmad Anwar saat sambutan dalam kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). (ANAS/RADAR SIDOARJO)
Kepala SMP Negeri 2 Waru Ahmad Anwar saat sambutan dalam kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). (ANAS/RADAR SIDOARJO)

Kepala SMPN 2 Waru Ahmad Anwar pentingnya peningkatan kompetensi guru sebagai upaya mencapai standar yang telah ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan.

Menurutnya, peningkatan kompetensi guru tidak hanya bertujuan untuk memenuhi standar formal, tetapi juga untuk menjawab kebutuhan para pendidik dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang semakin pesat.

“Guru harus terus difasilitasi agar mampu berkembang dan menyesuaikan diri dengan tuntutan zaman,” ujarnya.

Selain itu, Ahmad Anwar juga menekankan pentingnya meningkatkan komitmen guru dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya sebagai tenaga profesional. Dengan komitmen yang kuat, diharapkan guru dapat memberikan kontribusi maksimal dalam proses pembelajaran.

Lebih lanjut, pihaknya juga berupaya menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap profesi guru. Hal ini dinilai penting untuk membangun semangat kerja serta dedikasi dalam mendidik generasi bangsa.

Tak hanya itu, peningkatan citra, harkat, dan martabat profesi guru di tengah masyarakat juga menjadi perhatian. Dengan citra yang baik, profesi guru diharapkan semakin dihargai dan mampu menarik minat generasi muda.

“Upaya ini juga menjadi bagian dari penunjang pengembangan karir guru ke depan,” pungkasnya. (nas/dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#kepala smpn #SMPN #Guru #Siswa #Waru