Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Datangi Kejari Sidoarjo, Warga Damarsi Tagih Kejelasan Kasus TKD

S
Penulis: Suryanto❯
BUTUH PENJELASAN: Perwakilan warga Desa Damarsi mendatangi Kejaksaan Negeri Sidoarjo untuk mempertanyakan perkembangan penanganan dugaan alih fungsi Tanah Kas Desa (TKD). 
BUTUH PENJELASAN: Perwakilan warga Desa Damarsi mendatangi Kejaksaan Negeri Sidoarjo untuk mempertanyakan perkembangan penanganan dugaan alih fungsi Tanah Kas Desa (TKD). 

Advertisement

RADAR SIDOARJO - Perwakilan warga Desa Damarsi, Kecamatan Buduran, mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo untuk mempertanyakan perkembangan penanganan dugaan alih fungsi Tanah Kas Desa (TKD) yang diduga berubah menjadi bangunan kos-kosan.

Warga berharap proses hukum yang telah bergulir sejak awal tahun itu segera menunjukkan perkembangan yang jelas.

Advertisement

Salah satu perwakilan warga, Al Suari (52), mengatakan kedatangan mereka bukan untuk memberikan tekanan kepada aparat penegak hukum. Menurutnya, warga hanya ingin menjalin komunikasi sekaligus mengetahui sejauh mana perkembangan penanganan perkara tersebut.

"Kami mohon maaf jika datang tanpa pemberitahuan sebelumnya. Tujuan kami bersilaturahmi dan memperkenalkan diri agar ke depan koordinasi antara perwakilan warga dengan aparat penegak hukum bisa berjalan lebih baik," ujar Al Suari di Kejari Sidoarjo.

Advertisement

Selain itu, warga juga ingin memperoleh kepastian mengenai laporan yang telah mereka sampaikan sejak Januari lalu. Hingga kini, mereka mengaku masih menunggu perkembangan proses hukum kasus tersebut.

"Kami ingin meminta kejelasan terkait perkembangan pemeriksaan dan penanganan kasus Damarsi. Laporan sudah masuk sejak Januari, tetapi sampai sekarang warga masih menunggu kepastian dan keadilan," katanya.

Al Suari mengakui proses hukum membutuhkan waktu dan harus melalui tahapan sesuai ketentuan yang berlaku. Meski demikian, ia berharap penyidik terus mengoptimalkan pemeriksaan, termasuk memanggil pihak-pihak yang diperlukan untuk dimintai keterangan.

Menurutnya, belum adanya kepastian perkembangan perkara membuat masyarakat resah. Kendati demikian, pihaknya terus mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

"Kami terus menenangkan warga agar tetap menjaga kondusivitas. Namun masyarakat tentu berharap ada perkembangan sehingga kegelisahan mereka bisa segera terjawab," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Sidoarjo, Sigit Sambodo, menegaskan hingga saat ini penyidikan masih berlangsung. Penyidik masih mengumpulkan alat bukti dan belum mengambil kesimpulan terkait perkara tersebut.

Advertisement
Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo

Artikel Terkait

Kejari Sidoarjo Periksa Empat Perangkat Desa Damarsi, Dugaan Penyalahgunaan TKD

Kejari Sidoarjo Periksa Empat Perangkat Desa Damarsi, Dugaan Penyalahgunaan TKD

Penyidikan kasus dugaan penyalahgunaan Tanah Kas Desa (TKD) Damarsi, Kecamatan Buduran, terus bergulir. Tim Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo memeriksa empat perangkat Desa Damarsi

Dipanggil Kejari Sidoarjo, Mantan Ketua BPD Damarsi Ungkap Awal Rencana Tukar Guling TKD

Dipanggil Kejari Sidoarjo, Mantan Ketua BPD Damarsi Ungkap Awal Rencana Tukar Guling TKD

Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo terus mendalami dugaan permasalahan pemanfaatan Tanah Kas Desa (TKD) Damarsi, Kecamatan Buduran, yang kini telah berubah menjadi kawasan rumah kos. Dalam proses penyelidikan tersebut,

Saksi Sebut Kades dan BPD Sudah Mengetahui Alih Fungsi TKD Damarsi Sejak Awal, Kejari Sidoarjo Dalami Keterangan

Saksi Sebut Kades dan BPD Sudah Mengetahui Alih Fungsi TKD Damarsi Sejak Awal, Kejari Sidoarjo Dalami Keterangan

Penyidikan dugaan penyimpangan alih fungsi Tanah Kas Desa (TKD) Damarsi, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, terus bergulir di Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer