RADAR SIDOARJO - MTsN 4 Sidoarjo kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.
Madrasah yang konsisten menerapkan perilaku dan budaya peduli lingkungan hidup ini berhasil meraih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Pengendalian Lingkungan Hidup RI, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, dalam acara Penganugerahan Sekolah Adiwiyata Nasional dan Mandiri 2025 yang digelar di Gedung Sasono Utomo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Kamis (11/12).
Berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Pengendalian Lingkungan Hidup RI Nomor 2920 tentang Penetapan Sekolah Adiwiyata Nasional dan Nomor 2923 tentang Penetapan Sekolah Adiwiyata Mandiri, terdapat 16 sekolah dan madrasah di Kabupaten Sidoarjo yang berhasil meraih penghargaan tahun 2025 ini.
Dari jumlah tersebut, 12 sekolah/madrasah ditetapkan sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional, sedangkan empat sekolah lainnya meraih predikat Sekolah Adiwiyata Mandiri.
12 sekolah/madrasah yang mendapatkan penghargaan sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional 2025 terdiri atas.
1. SDN Ploso
2. SDN SedatiGede 1
3. SMPN 1 BalongBendo
4. SMPN 1 Krembung
5. SMPN 1 Sidoarjo
6. SMPN 1 Taman
7. SMPN 1 Tanggulangin
8. SMPN 1 Gedangan
9. SMPN 1 Buduran
10. SMPN 3 Porong
11. SMPN 4 Sidoarjo
12. MTsN 4 Sidoarjo
Adapun empat sekolah yang mendapatkan penghargaan sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri 2025, terdiri atas.
1. SDIT El Haq
2. SMPN 1 Waru
3. SMPN 2 Sukodono
4. SMPN 1 Sedati.
Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sidoarjo Tri Wijayanti menyampaikan, capaian tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
"Tahun 2025 ini jumlah sekolah dan madrasah di Kabupaten Sidoarjo yang meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional dan Mandiri meningkat cukup signifikan. Ini menunjukkan kesadaran dan komitmen satuan pendidikan terhadap pelestarian lingkungan hidup semakin kuat,” ujar Tri.
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran aktif sekolah dalam menerapkan kebijakan ramah lingkungan secara berkelanjutan, mulai dari pengelolaan sampah, penghijauan, hingga pembiasaan perilaku peduli lingkungan di lingkungan sekolah.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sidoarjo Dr. Mufi Imron Rosyadi, M.EI, mengaku bangga atas pencapaian MTsN 4 Sidoarjo yang menjadi satu-satunya madrasah di Sidoarjo yang meraih predikat Sekolah Adiwiyata Nasional tahun ini.
“Kami merasa sangat bangga atas prestasi yang diraih MTsN 4 Sidoarjo. Ini menjadi bukti bahwa madrasah juga mampu menjadi pelopor dalam penerapan perilaku dan budaya peduli lingkungan hidup,” ungkapnya.
Dr. Mufi berharap, prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi madrasah lain di Kabupaten Sidoarjo untuk mengikuti jejak MTsN 4 Sidoarjo.
“Kami berharap ke depan semakin banyak madrasah di Kabupaten Sidoarjo yang menerapkan budaya lingkungan hidup dan mampu meraih penghargaan Adiwiyata, baik di tingkat nasional maupun mandiri,” tambahnya.
Dalam acara penganugerahan tersebut, turut hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo Dr. Tirto Adi, M.Pd., serta Kepala Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Netti Lastiningsih, M.Pd., yang memberikan dukungan langsung kepada sekolah dan madrasah penerima penghargaan. (nas/dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista