SIDOARJO - SMA Antartika Sidoarjo menggelar upacara dengan tema "Nusantara" dalam rangka memperingati hari pahlawan 10 November, Senin (11/11).
Upacara kali ini dihadiri oleh seluruh siswa dengan mengenakan pakaian khas dari berbagai daerah di Indonesia, baik itu baju adat, baju perjuangan maupun baju profesi.
Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) SMA Antartika Sidoarjo, Faizal Nugraha mengatakan, tema ini dipilih untuk mengenalkan kepada siswa tentang keberagaman budaya dan perjuangan para pahlawan Indonesia.
"Hal ini bertujuan agar mereka lebih mengenal bagaimana pahlawan pada masa lalu berpakaian dan lebih mendalami keragaman budaya yang ada di Nusantara," ujarnya.
Upacara yang dimulai pada pagi hari ini dipimpin langsung oleh Kepala SMA Antartika Sidoarjo, Mudjaini Ahmad.
Selepas upacara, acara dilanjutkan dengan fashion show yang menampilkan berbagai pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Bali, Jawa Timur, Sumatera Utara, Lombok, serta pakaian perjuangan dan profesi lainnya.
Penampilan fashion show tersebut mendapat sambutan antusias dari para siswa dan guru yang hadir. Menurutnya, tujuan dari kegiatan ini adalah mengenalkan para siswa tentang baju perjuangan yang dikenakan oleh pahlawan pada masa lalu.
Selain itu, juga mengenalkan baju adat yang melambangkan kekayaan budaya Nusantara, seperti baju adat Banyuwangi, Bali, NTT dan Papua. "Harapannya anak didik bisa sukses, intinya mempunyai jiwa patriotisme dan nasionalisme," paparnya.
Sementara itu, Ketua OSIS SMA Antartika Sidoarjo, Bagas Brahmantyariyanto mengatakan, kegiatan ini dilakukan setiap tahun sebagai bentuk penghormatan terhadap para pahlawan.
"Saya mengenakan pakaian Raja Bali dengan tambahan aksesoris sebagai simbol dari keberagaman budaya yang ada di Indonesia," ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk menyadarkan siswa, bahwa pahlawan tidak hanya berasal dari tokoh perjuangan nasional, tetapi juga dari berbagai elemen masyarakat, seperti petani, peternak, dan pekerja lainnya yang berperan dalam kemerdekaan Indonesia.
Di akhir acara, Bagas berharap agar generasi muda Indonesia terus berkembang dan berkontribusi dalam membangun bangsa.
"Kami yakin bahwa kaum muda generasi gen z dapat membawa perubahan untuk mencapai Indonesia Emas di masa depan," tandasnya. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista