Selain penampilan beberapa tari dari siswa, kedatangan guru asal Jepang yang bakal mengajar di Smamda selama satu tahun tersebut, juga disuguhi sejumlah jajanan tradisional khas Indonesia.
Takatsuka Raku lalu mencicipi onde-onde, sunduk urut dan gethuk lindri. Melalui guru Smamda yang mendampinginya, Takatsuka Raku mengatakan jajanan tersebut rasanya enak. "Kata Takatsuka, rasanya manis dan enak," kata guru Smamda ini.
Di depan ratusan siswa Smamda yang mengikuti acara penyambutan, Takatsuka Raku mengatakan akan berusaha agar siswa Smamda senang belajar bahasa Jepang, termasuk budaya Negeri Sakura.
Wakil Kepala bidang Kesiswaan Smamda, Mohammad Ernam mengatakan, guru tamu asal Jepang ini merupakan program yang sudah beberapa kali digelar di Smamda.
Program ini merupakan Program Nihongo Partners (NP) sebuah progam pembelajaran Bahasa Jepang yang dilakukan guru dari Jepang.
Program ini termasuk dalam pengenalan dan pertukaran budaya di negara ASEAN khususnya oleh Jepang. "Dengan adanya program ini kami berharap anak-anak bisa lebih fasih dan mahir bahasa Jepang," terang Ernam.
Selain bahasa Jepang, program guru tamu asal Jepang ini diharapkan bisa nengenalkan budaya Jepang yang positif ke siswa Smamda. "Siswa bisa belajar memasak, tari, belajar huruf Kanji, busana dan budaya Jepang lainnya," pungkasnya. (son/vga) Editor : Vega Dwi Arista