SIDOARJO - Pelaku pencurian motor (curanmor) di Sidoarjo kembali berkeliaran. Kali ini di Desa Sadang, Kecamatan Taman, pelaku berhasil menggondol satu unit motor.
Kejadian tersebut berawal dari korban Sadirjo Martono, yang memarkir kendaraannya di teras rumahnya, Rabu (26/7) menjelang pagi. Yakni Honda Beat nopol W 3424 OJ yang setiap harinya digunakan untuk beraktivitas.
Saat dikonfirmasi, Sadirjo mengungkapkan dia baru tahu jika motornya hilang sekitar pukul 09.00.
"Waktu balik dari salat Subuh motor masih ada di tempat," ungkap Sadirjo, Kamis (27/7).
Menurutnya, setelah pulang dari salat gerbang rumah memang sudah tidak dikunci.
"Tahu-tahu pas pukul 09.00 saya mau keluar, motor yang sebelumnya di teras, saya cari tidak ada," ujarnya.
Setelah itu, korban menyuruh anaknya untuk mengecek rekaman CCTV. Dan benar setelah dicek ada dua orang yang mengambil motor miliknya.
Dari rekaman CCTV diketahui kedua pelaku mengambil motor sekitar pukul 04.40. Saat itu keadaan sekitar rumah sedang sepi tidak ada orang lalu lalang.
Dia mengatakan, kedua pelaku berpawakan kurus. Salah satu menggunakan baju berwarna merah putih, berhelm tanpa masker dan wajah terlihat jelas.
"Yang tanpa masker ini, terlihat dia mengawasi keadaan sekitar dan mengganjal pintu rumah menggunakan besi, supaya kami yang di dalam rumah tidak bisa keluar," tambahnya.
Kemudian, pelaku yang mengenakan baju berwarna hitam, bertopi serta bermasker, dia langsung memasuki pagar dan membobol kunci kontak motor.
"Padahal saat itu, saya juga mendengar ada suara motor di garasi, saya tidak menyangka kalau itu motor saya yang menyala, saya pikir saudara yang biasanya akan berangkat kerja," imbuhnya.
Setelah berhasil mencuri motor, pelaku langsung melarikan diri tanpa menutup pagar kembali.
Dia menambahkan, kejadian tersebut berlangsung begitu cepat. Hanya membutuhkan waktu 2 menit untuk mengambil motor tersebut.
Kejadian tersebut juga sudah dilaporkan korban ke Polsek Taman, untuk ditindaklanjuti.
Setelah dikonfirmasi, Kanitreskrim Polsek Taman AKP Isbahar membenarkan adanya kejadian itu. (dik/vga)