Arus Balik Lebaran 2026, Dinkes Sidoarjo Ingatkan Penularan ISPA hingga Demam Berdarah

RADAR SIDOARJO - Arus balik Lebaran 2026 tak hanya membawa lonjakan penumpang di berbagai moda transportasi, tetapi juga ancaman serius bagi kesehatan.
Di tengah mobilitas tinggi dan kepadatan perjalanan, sejumlah penyakit menular diprediksi meningkat, mulai dari Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), influenza, hingga Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Sidoarjo, Dr Lakhsmie Herawati Yuwantina, mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi tubuh sebelum bepergian, terutama bagi pemudik jarak jauh.
“Persiapan fisik sangat penting. Jika merasa kurang sehat seperti demam, batuk, atau pilek, sebaiknya menunda perjalanan demi keselamatan bersama,” tegas Lakhsmie, Minggu (29/3).
Menurutnya, risiko penularan penyakit meningkat seiring kepadatan penumpang, perubahan cuaca, serta minimnya kebersihan di sejumlah titik perjalanan. Selain ISPA, influenza, dan DBD, gangguan pencernaan seperti diare dan muntaber juga kerap muncul pada periode ini.
Sebagai langkah pencegahan, masyarakat diminta konsisten menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan sebelum makan, menggunakan hand sanitizer setelah menyentuh fasilitas umum, hingga menerapkan etika batuk dan bersin dinilai sangat efektif menekan penyebaran penyakit.
“Kesadaran individu menjadi kunci. Gunakan masker saat berada di tempat padat dan hindari menyentuh wajah sebelum tangan dalam kondisi bersih,” ujarnya.
Pemkab Sidoarjo bersama instansi terkait juga telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif di simpul transportasi seperti terminal, stasiun, dan bandara.
Fasilitas cuci tangan, hand sanitizer, pemeriksaan suhu tubuh, hingga pengaturan antrean diterapkan guna meminimalkan risiko penularan.



