RADAR SIDOARJO - Kepanikan melanda warga di kawasan Stasiun Sepanjang, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Jumat (19/9) siang. Sebuah depot penyetan Tombo Ati yang baru sebulan beroperasi dilalap si jago merah.
Api yang berkobar cepat membuat warga panik lantaran lokasinya berdempetan dengan sejumlah bangunan lain. Komandan Rayon Militer (Danramil) 0816/14 Taman Kapten Arh Mukhlis Harianto, mengungkapkan, pihaknya langsung turun tangan setelah mendapat laporan kebakaran tersebut.
“Kantor Koramil hanya berjarak sekitar 100 meter dari lokasi. Begitu tahu ada kebakaran, saya langsung perintahkan anggota untuk membantu proses pemadaman,” ujarnya kepada Radar Sidoarjo.
Kapten Mukhlis menambahkan, selain anggota Koramil, Babinsa dan warga sekitar juga bergotong royong menggunakan alat seadanya. Ember, gayung, hingga selang air dikerahkan untuk menahan kobaran api.
“Fokus utama kami saat itu adalah mencegah api menjalar ke warung Padang yang berada persis di sebelahnya. Syukurlah dalam waktu setengah jam api bisa dipadamkan dan dilanjutkan pembasahan,” jelasnya.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu percikan api las listrik yang digunakan tukang memperbaiki atap lantai dua sekitar pukul 11.00. Api semakin cepat membesar karena jatuh mengenai jerami padi dan ilalang kering yang dipakai sebagai dekorasi di teras lantai satu.
Seluruh peralatan di bagian depan warung hangus terbakar. Kerugian ditaksir mencapai Rp 5 juta. Beruntung, pembeli dan karyawan berhasil menyelamatkan diri.
Pemilik warung yang enggan disebutkan namanya mengaku sangat berterima kasih atas bantuan warga dan aparat TNI.
“Saya berterima kasih kepada Bapak Danramil, Babinsa, dan warga sekitar. Kalau tidak segera dibantu, mungkin warung sebelah juga ikut terbakar,” tuturnya.
Pasca kejadian, ia tampak mulai membersihkan sisa-sisa kebakaran dibantu sejumlah kerabat. (dik/gun)
Editor : Guntur Irianto