Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Pria Naik Motor Supra Rusak Tiga Halte Trans Jatim di Sidoarjo, Ini Lokasinya

Diky Putra Sansiri • Senin, 7 Juli 2025 | 00:51 WIB

 

BARANG BUKTI: Terduga pelaku pemecah kaca halte Trans Jatim. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
BARANG BUKTI: Terduga pelaku pemecah kaca halte Trans Jatim. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Sebuah video viral memperlihatkan aksi perusakan terhadap halte Trans Jatim oleh seorang pria pengendara sepeda motor Honda Supra bernomor polisi W 5145 BL. Peristiwa itu terjadi di wilayah Kecamatan Taman, Sidoarjo, pada Sabtu (5/7). Tak tanggung-tanggung, total tiga halte menjadi sasaran perusakan.

Salah satu saksi mata, Yunus, 53, warga Desa Trosobo, menyaksikan langsung pelaku menghentikan kendaraannya lalu memecahkan kaca halte menggunakan linggis.

“Saya melihat sendiri, pria itu tiba-tiba berhenti lalu memecahkan kaca halte. Saya tidak menyangka dia berani melakukan perusakan seperti itu,” ujar Yunus kepada Radar Sidoarjo, Minggu (6/7).

Warga lainnya, Siswoyo, 46, juga membenarkan adanya kerusakan di halte kawasan Trosobo Pos 2. Ia mengetahui kejadian tersebut dari video yang beredar luas di media sosial.

“Saya tahu dari video yang viral. Setelah saya cek langsung, ternyata benar kacanya pecah,” ucapnya.

Adapun tiga halte yang dirusak antara lain: Halte Kemendung 1, Halte Trosobo Pos 2, dan Halte Bypass Krian. Halte di kawasan Trosobo bahkan disebut-sebut sebelumnya juga pernah rusak akibat tertabrak mobil, namun belum diperbaiki hingga kini.

Menanggapi insiden ini, Panit Reskrim Polsek Taman, Ipda Andri Tri Sasongko, menyatakan bahwa pihaknya belum menerima laporan resmi dari pihak mana pun.

“Belum ada laporan, baik dari Dishub maupun masyarakat. Kami masih menunggu laporan resmi untuk dapat menindaklanjuti secara hukum,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sidoarjo, Benny Airlangga Yogaswara, menjelaskan bahwa halte-halte yang dirusak merupakan aset milik Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur.

“Kami baru mengetahui kejadian ini dari grup WhatsApp internal. Halte-halte di sepanjang jalur Kecamatan Taman hingga Balongbendo menuju Mojokerto adalah milik Dishub Provinsi,” jelasnya.

Saat ini, pihak berwenang masih menunggu laporan resmi agar kasus ini dapat diproses lebih lanjut. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Bus #Dishub #pecah #Halte #Trans Jatim