Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Dua Korban Hilang Terseret Ombak di Pantai Balekambang Malang, Ternyata Warga Sidoarjo, Keluarga Dikabari Sopir Taksol

Diky Putra Sansiri • Kamis, 10 April 2025 | 23:22 WIB
UPAYA : Petugas sedang melakukan pencarian terhadap korban di Pantai Balekambang, Malang, Rabu (9/4). (IST/RADAR SIDOARJO)
UPAYA : Petugas sedang melakukan pencarian terhadap korban di Pantai Balekambang, Malang, Rabu (9/4). (IST/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Tiga santri dilaporkan hilang terseret ombak di Pantai Balekambang, Srigonco, Bantur, Kabupaten Malang. Identitas tiga korban tenggelam dalam peristiwa mencekam tersebut
terungkap, ternyata dua korban merupakan warga Sidoarjo.

Korban hilang diketahui bernama Yasir Arafat Inninawa, 15, asal Sidoarjo, dan Fahmi Sirilah, 15, asal Gemurung, Gedangan, Sidoarjo, Satu lagi Lutfi, 15, warga Pacet, Mojokerto. 

Sebelumnya, diketahui lima santri Pondok Pesantren (Ponpes) Amanatul Ummah, Pacet, Kabupaten Mojokerto dilaporkan tenggelam di Antai Balekambang, Bantur, Malang.

Sementara dua santri lainnya Andi Khoirul Raffi, 16, asal Sedati, Sidoarjo dan Kayy Yugo, 15, asal Tarik, Sidoarjo, berhasil diselamatkan."Kami kerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk menemukan korban secepatnya. Mohon doa dari semua pihak," ujar Kapolsek Bantur, AKP Totok Suprapto, Kamis (10/4).

Kejadian bermula saat tujuh santri berangkat dari asrama Ponpes Amanatul Ummah untuk berwisata ke Kota Batu mengendarai Toyota Sigra nopol N 1855 AAM yang disopiri oleh Abdul Hamid, 48. Kemudian, Rabu (9/4) sekitar pukul 09.00 mereka berangkat menuju ke Pantai Balekambang, Malang.

Niat bersenang-senang pun berubah menjadi bencana, dari tujuh santri tersebut, enam santri memutuskan untuk berenang. Tak selang lama, satu santri menuju tepi pantai untuk salat.

Saat lima remaja asyik berenang, petaka terjadi, mereka terseret ombak di area palung laut. Menyaksikan hal itu dua wisatawan berupaya menolong para korban, dua santri berhasil diselamatkan dan dibawa ke tepi pantai. Nahasnya, tiga santri lainnya terseret ombak hingga ke tengah laut.

"Setelah mendapat informasi itu, orang tua korban langsung berangkat menuju ke Malang pada Rabu (9/4) habis maghrib," kata tetangga korban Fahmi, Joko.

Menurutnya, sebelum dinyatakan hilang, Fahmi diantar oleh orang tuanya ke pondok pada Senin (7/4) sore. Awal mendapat kabar bahwa anaknya telah hilang terseret ombak di Pantai Balekambang berasal dari sopir taksi online (taksol).

"Orang tuanya ditelpon oleh sopir grab, awalnya tidak percaya. Hp korban ketinggalan di mobil grab, menginformasikan bahwa anaknya tenggelam," jelasnya.

Untuk memastikannya, orang tua korban sempat menelpon pihak pondok, rupanya benar korban tak ada di pondok. Kemudian, orang tua korban bergegas menuju ke Pantai Balekambang, Malang.

Suasana rumah korban tenggelam di Pantai Balekambang, Bantur, Malang, yang berada di Gemurung, Sukodono, Sidoarjo dipenuhi oleh keluarga besar dan tetangga yang turut membantu doa supaya korban lekas ditemukan. Hingga saat ini, upaya pencarian masih berlangsung. (dik/gun)

Editor : Guntur Irianto
#Identitas #pencarian #Malang #warga #update #bantur #Santri #Korban #pantai balekambang #ombak #Sidoarjo #Tenggelam