Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Kantor Imigrasi Kelas I Surabaya di Sidoarjo Berkomitmen Selidiki Sindikat Penyelundupan Manusia Internasional

Guntur Irianto • Selasa, 21 Januari 2025 | 17:08 WIB
PENYIDIKAN : Terduga pelaku penyelundupan manusia yang diamankan Kantor Imigrasi Kelas I Surabaya di Sedati, Sidoarjo. Mereka tergabung dalam sindikat internasional. (GUNTUR IRIANTO/RADAR SIDOARJO)
PENYIDIKAN : Terduga pelaku penyelundupan manusia yang diamankan Kantor Imigrasi Kelas I Surabaya di Sedati, Sidoarjo. Mereka tergabung dalam sindikat internasional. (GUNTUR IRIANTO/RADAR SIDOARJO)

SIDOARJO - Penggagalan penyelundupan 17 Warga Negara Asing (WNA) asal Nepal dalam tahap penyidikan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, di Sedati, Sidoarjo.Pihak imigrasi masih melakukan penyidikan terhadap tiga terduga yang diamankan di dua lokasi di Kendangsari dan Siwalankerto, Surabaya. 

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, di Sedati, Sidoarjo, Ramdhani mengungkapkan, tiga terduga BBBK warga negara Nepal, SK warga negara India, dan satu LT warga negara Indonesia sudah masuk tahap penyidikan. Ketiganya diamankan atas kasus penyelundupan manusia. 

"Kami sudah naikkan statusnya ke tahap penyidikan. Kami juga terus menyelidiki jaringan mereka. Ini kami lakukan untuk mendukung program asta cita Presiden Prabowo Subianto," katanya.

Ia mengungkapkan, kerja sama dengan interpol ini sudah dilaksanakan selama ini. Penggagalan penyelundupan 17 WNA ke Eropa kali ini juga berkat kerja sama dan informasi baik dari tim pengawasan orang asing (pora) maupun bekerja sama dengan interpol.

Tidak hanya itu, pihaknya juga terus berkolaborasi untuk melakukan pengawasan terkait kemungkinan adanya penyelundupan manusia ini. "Selain interpol, kami juga maksimalkan tim pora. Tim ini sangat efektif untuk menjaga kedaulatan negara kita," ujarnya.

Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian M Novrian Jaya mengungkapkan, kasus penyelundupan manusia ini bukan hal yang baru. Jaringan sindikat penyelundupan manusia internasional ini sudah lama beroperasi dan terstruktur. 

Pihaknya mengungkapkan, kerja sama dengan interpol dan instansi Polri terus dilakukan. "Terutama dalam hal bertukar informasi terkait titik - titik penyelundupan manusia ini terjadi," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sebanyak 17 warga negara asing (WNA) diamankan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, di Jalan Raya Juanda, Sedati, Sidoarjo. Mereka hendak diselundupkan ke Eropa. Pihak imigrasi mengamankan pula dua orang warga Nepal dan India sebagai pelaku sindikat penyelundupan. (gun)

Editor : Guntur Irianto
#surabaya #penyelundupan manusia #Asta Cita #Kantor Imigrasi #Sedati #tim pora #wna #sindikat internasional