Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Jebol Dinding, SDN Pagerngumbuk Wonoayu Sidoarjo Dibobol, Ini Barang yang Disikat Maling

Diky Putra Sansiri • Rabu, 16 Oktober 2024 | 20:03 WIB
NEKAT : Kondisi dinding SDN Pagerngumbuk usai dijebol maling. (IST)
NEKAT : Kondisi dinding SDN Pagerngumbuk usai dijebol maling. (IST)
 
SIDOARJO - SD Negeri Pagerngumbuk, Wonoayu dibobol maling. Akibatnya, beberapa barang berharga berupa PC komputer, monitor, printer raib disikat pelaku.
 
Pantauan Radar Sidoarjo di lokasi, dinding ruang komputer di bagian selatan sekolah jebol. Akses itu digunakan maling untuk merangsak masuk ke dalam ruangan.
 
Saat dikonfirmasi, Rabu (16/10), penjaga sekolah, Abdul Ghofur mengatakan, ia merasa terkejut mendapati dinding sekolah sudah berlubang besar pada Minggu (13/10) pagi, saat hendak membersihkan area sekolah.
 
Baca Juga: Sudah Pakai Remot, Honda Scoopy di Minimarket Sedati Sidoarjo Raib Dicuri Maling, Ternyata Begini Caranya
 
"Iya benar, (pencurian, red) terjadi pada Sabtu (12/10) malam," katanya kepada Radar Sidoarjo.
 
Mengetahui hal itu, ia segera melaporkan kepada kepala sekolah dan kepala desa setempat. Menurut Abdul, ruangan yang dibobol merupakan ruang komputer yang terletak di bagian selatan sekolah.
 
Baca Juga: Parkir di Mal Pelayanan Publik Sidoarjo, Honda Vario Raib Disikat Maling, Ini Kronologinya
 
"Pelaku masuk dengan cara melubangi tembok ruangan," ungkapnya.
 
Sementara itu, Kepala SDN Pagerngumbuk, Lestari mengaku sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Wonoayu untuk ditindaklanjuti.
 
Baca Juga: Maling Motor Nekat Beraksi Sore Hari, Honda Scoopy di Waru Sidoarjo Raib Digondol, Ini Kronologinya
 
Menurutnya, ketika pelaku beraksi, keadaan sekolah sedang sepi dan tidak ada orang sama sekali. Sehingga pelaku dengan leluasa memasuki ruang komputer.
 
Barang-barang yang dicuri meliputi, enam unit PC komputer, tujuh monitor, satu printer, satu scan copy, satu proyektor HD, dua kipas angin berukuran delapan inci, dan satu amplifier.
 
Selain itu, penjaga sekolah tidak bertugas selama 24 jam. Lestari berharap, pelaku dapat segera ditangkap, agar proses belajar mengajar kembali normal tanpa gangguan.
 
"Aset-aset tersebut merupakan fasilitas penting untuk kegiatan belajar mengajar di sekolah," tandasnya.
 
Sementara itu, kasus ini sudah ditangani oleh Polsek Wonoayu untuk penyelidikan lebih lanjut. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista
#komputer #Maling #bobol #Wonoayu #Sekolah