Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Alasan Puluhan Pecandu Narkoba yang Direhab di Sidoarjo Belajar Ngecat

Diky Putra Sansiri • Kamis, 16 Mei 2024 | 04:25 WIB
DIKY PUTRA SANSIRI/RADAR SIDOARJO SERIUS : Pecandu narkotika tampak telaten mengikuti praktik mengecat di pabrik cat, Buduran, Rabu (15/5). (DIKY PUTRA SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
DIKY PUTRA SANSIRI/RADAR SIDOARJO SERIUS : Pecandu narkotika tampak telaten mengikuti praktik mengecat di pabrik cat, Buduran, Rabu (15/5). (DIKY PUTRA SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

SIDOARJO - BNNK Sidoarjo mengadakan pelatihan mengecat untuk pecandu narkotika yang sedang menjalani masa rehabilitasi. Mereka diajak terjun langsung di salah satu pabrik cat di jalan Raya Buduran, Rabu, 15 Mei 2024.

Sebanyak 30 peserta mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias yang sangat tinggi. Bahkan, mereka dibekali teori dan praktik yang profesional.

Kepala BNNK Sidoarjo AKBP Gatot Soegeng Soesanto mengatakan, seluruh peserta yang hadir dari empat lembaga rehabilitasi narkoba. Di antaranya dari Yayasan Rehabilitas (YR) Kobra, Yayasan Sahwahita, Yayasan Merah Putih dan Yayasan Al-Kholiqi.

"Ini merupakan kegiatan yang sangat positif, bentuk dari kepedulian kita semua dari BNNK Sidoarjo maupun dari unsur swasta," ujarnya.

Untuk itu, menurut Gatot, kegiatan ini dalam rangka pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan, juga peredaran gelap narkotika (P4GN).

"Di sinilah bentuk kepedulian kita pasca mereka mengalami hal yang kurang baik. Ke depannya agar dapat menjadikan mereka lebih mempunyai arti lagi," ungkapnya.

Selain merehab, pihaknya juga membekali keterampilan dalam menjalani kehidupan sehari-hari atau kehidupan bermasyarakat.

"Yang pasti kita membekali ilmu atau keterampilan melakukan pengecatan. Yang dimana banyak media yang diajarkan, bukan hanya tembok, melainkan ada kayu, besi maupun media yang lain," imbuhnya.

Oleh karena itu, menurut Gatot, rupanya pengecatan tidak sesederhana seperti yang dia pikirkan. Tentunya, para pecandu narkotika mendapatkan ilmu, bahkan perhitungan mengenai pengecatan.

"Jika mereka nanti saat bekerja atau dapat proyek, dia bisa berhitung, supaya mendapat untung dari pekerjaan itu," tegasnya.

Setelah pelaksanan pelatihan itu mereka mendapatkan sertifikat yang dapat digunakan sebagai jaminan, bahwa mereka mempunyai kemampuan di bidang tersebut.

"Tentunya kita berharap bahwa kegiatan ini benar-benar bisa diambil manfaatnya, supaya mereka nanti mempunyai bekal kemampuan dalam kehidupan bermasyarakat," tandasnya. (dik/nis)

Editor : Annisa Firdausi
#pecandu narkoba #keterampilan #BNNK Sidoarjo #rehabilitasi