Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Ini Kelanjutan Kasus Viral Pelemparan Genteng Antarsaudara di Taman Sidoarjo

Diky Putra Sansiri • Selasa, 16 Januari 2024 | 00:52 WIB

 

RUSAK : Rumah korban yang dilempari genteng. (DIKY PUTRA SANSIRI/RADAR SIDOARJO)   
RUSAK : Rumah korban yang dilempari genteng. (DIKY PUTRA SANSIRI/RADAR SIDOARJO)  

SIDOARJO - Kasus viral pelemparan pecahan genteng ke rumah korban bernama Najunda Duhita di RT 07/RW 02 Desa Sidodadi, Kecamatan Taman berakhir damai. Diduga pelaku pelemparan masih saudaranya sendiri, yakni Aslan, 80.

Perdamaian tersebut terjadi setelah dilakukannya mediasi antara kedua belah pihak. Melibatkan Perangkat Desa, Polsek Taman dan Polresta Sidoarjo.

Saat dikonfirmasi di rumahnya pada Senin (15/1), Najunda Duhita mengatakan, kasus tersebut sudah menemui titik terang. Namun, ada persyaratannya bahwa yang bersangkutan tidak akan mengulanginya kembali.

"Nanti kalau mengulanginya kembali, akan langsung diproses hukum. Tanpa adanya mediasi," ujarnya.

Menurut perempuan 24 tahun tersebut, pelemparan dimulai pada Juni 2023. Awalnya didahuli dengan melempar sampah.

“Terus mulai intens melempar genteng sejak Agustus, September hingga Oktober,” ucapnya.

Selepas kejadian tersebut, pihaknya memasang CCTV untuk memantau kejadian. Akhirnya terlihat semua dari siapa hingga jam berapa melakukannya.

"Awalnya melempar jambu busuk, pisang busuk, buah-buahan yang sudah busuk. Lama kelamaan lempar pecahan genteng," imbuhnya.

Beruntungnya, aksi pelemparan tersebut tidak sampai mengenai seseorang. Namun, halaman rumah korban terlihat sangat kotor  dan mengganggu kenyamanannya.

"Pernah terkena jendela tapi tidak sampai pecah," jelasnya.

Ternyata, asal muasal aksi pelemparan tersebut diduga berawal dari tembok yang dibangun keluarga korban menutup depan rumahnya.

Sehingga, membuat pelaku diduga tidak terima dan melakukan aksi tersebut. Namun, pengakuan Najunda bahwa dahulu akses tersebut pernah dibuat jalan tetapi aksi pelemparan tetap terjadi dan akhirnya dibangun tembok.

Diketahui, korban saat ini masih belum mencabut pelaporan di kepolisian. "Harapannya agar sudah tidak terjadi lagi, karena mengganggu kenyamanan saya. Semoga selesai sampai disini," harapnya.

Sebelumnya, pemilik akun TikTok @nananajun_ itu sudah mengunggah enam video pelamparan pecahan genteng hingga viral di media sosial.

Video yang diunggah di akun TikTok dengan 20,6 ribu pengikut itu mendapatkan beragam komentar dari netizen.

Saat dikonfirmasi, Kasi Humas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun, hanya pengaduan dan belum ada laporan resmi yang masuk. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Taman #Viral #saudara #Video #Damai #pelemparan