Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BHS Dorong Bandeng dan Udang Windu Jadi Branding Wisata Sidoarjo

D
Penulis: Diky Putra Sansiri❯
WISATA SIDOARJO: Ir. H. Bambang Haryo Soekartono, M.I.Pol (empat dari kiri) berfoto bersama di sela kegiatan Bimtek kepariwisataan di Sidoarjo. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
WISATA SIDOARJO: Ir. H. Bambang Haryo Soekartono, M.I.Pol (empat dari kiri) berfoto bersama di sela kegiatan Bimtek kepariwisataan di Sidoarjo. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

Advertisement

RADAR SIDOARJO - Kabupaten Sidoarjo dinilai memiliki peluang besar menjadi pusat wisata sekaligus daerah transit strategis di Jawa Timur. Potensi tersebut didukung letak geografis yang diapit sejumlah daerah dengan tingkat ekonomi tinggi, keberadaan Bandara Internasional Juanda, Terminal Purabaya, hingga akses jalan tol yang terhubung ke berbagai wilayah.

Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi VII DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Ir. H. Bambang Haryo Soekartono, M.I.Pol, menilai branding wisata Sidoarjo harus diperkuat melalui identitas khas daerah, yakni bandeng dan udang windu.

Advertisement

Menurut pria yang akrab disapa BHS itu, dua komoditas tersebut tidak boleh lepas dari identitas Kabupaten Sidoarjo. Bahkan, ia mendorong seluruh pusat perbelanjaan maupun kawasan strategis menampilkan produk olahan berbahan dasar bandeng dan udang sebagai ciri khas daerah.

“Sidoarjo ini sudah punya kekhasan, yaitu bandeng dan udang windu. Ini harus dibesarkan sebagai identitas daerah. Produk-produk olahan bandeng dan udang harus diperkuat sebagai branding Sidoarjo,” kata BHS, Jumat (15/5).

Advertisement

Dewan Pakar DPP Partai Gerindra itu menjelaskan, penguatan identitas kuliner daerah harus dibarengi dengan pengembangan sektor penunjang pariwisata. Karena itu, ia meminta Pemerintah Kabupaten Sidoarjo aktif mengajak investor di bidang perhotelan, pusat perbelanjaan, hingga hiburan untuk masuk ke Kota Delta.

“Makanya Sidoarjo harus segera mengajak investor-investor perhotelan dan sektor lainnya masuk ke Sidoarjo. Sehingga hotel, mal, dan fasilitas lainnya bisa menjadi sarana yang dibutuhkan wisatawan sebelum berwisata,” ujarnya.

Selain kuliner, BHS juga menilai potensi wisata pesisir Sidoarjo perlu diangkat lebih serius. Menurutnya, keberadaan tambak bandeng dan udang windu bisa dikembangkan menjadi daya tarik wisata berbasis pantai dan perikanan.

“Dengan adanya tambak bandeng dan udang ini, perlu ada branding wisata pantai yang kuat. Potensi tersebut harus diangkat,” jelas penasihat utama PT Dharma Lautan Utama itu.

Ketua Dewan Penasehat DPD Partai Gerindra Jatim tersebut menambahkan, posisi strategis Sidoarjo menjadi modal besar untuk berkembang sebagai pusat wisata sekaligus lokasi transit wisatawan menuju berbagai destinasi di Jawa Timur, seperti Bromo dan kawasan wisata lainnya.

“Ini sangat potensial menjadi pusat pariwisata, termasuk hub atau tempat menginap wisatawan yang akan menuju destinasi wisata seperti Bromo dan lainnya,” terangnya.

Advertisement
Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo

Artikel Terkait

Desa Sidorejo Krian Sidoarjo Sulap Lahan Desa Jadi Wisata Petik Melon Premium

Desa Sidorejo Krian Sidoarjo Sulap Lahan Desa Jadi Wisata Petik Melon Premium

Di Desa Sidorejo, Kecamatan Krian, Sidoarjo, sepetak lahan desa seluas 550 meter persegi berhasil disulap menjadi destinasi wisata petik melon premium berbasis greenhouse hidroponik yang tidak hanya menyegarkan mata.

Wabup Sidoarjo Ajak Guk Yuk Cilik Jadi Duta Kreatif Promosikan Wisata 

Wabup Sidoarjo Ajak Guk Yuk Cilik Jadi Duta Kreatif Promosikan Wisata 

Upaya mengenalkan potensi wisata dan budaya Kabupaten Sidoarjo kini ditanamkan sejak usia dini. Melalui ajang Pemilihan Duta Wisata Guk Yuk Cilik Sidoarjo 2026, generasi muda dipersiapkan menjadi agen promosi

Raih Guru Besar di Malaysia, Pengasuh Ponpes Mukmin Sidoarjo KH M Zakki Kembangkan Ekosistem Ekonomi

Raih Guru Besar di Malaysia, Pengasuh Ponpes Mukmin Sidoarjo KH M Zakki Kembangkan Ekosistem Ekonomi

Pengasuh Pondok Pesantren Mukmin Mandiri Sidoarjo Prof. Dr. KH Muhammad Zakki, Drs., S.H., M.Si., C.Med., CICSS, memperkenalkan konsep pengembangan ekosistem ekonomi pesantren.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer