SIDOARJO - Tersangka pembuang sampah ke jalan akses rumah Wiwik Winarti, Masriah hingga kini belum juga kembali ke rumahnya di Desa Jogosatru, Kecamatan Sukodono, Jumat, (10/11).
Menurut salah satu tetangganya, Lilik Samroatul mengatakan, Masriah tak kelihatan sejak hari Rabu (8/11) pagi. Sedangkan dari rekaman CCTV rumah Wiwik belum nampak adanya Masriah yang masuk kembali ke rumahnya.
Lilik mengungkapkan, Masriah keluar dari gang jalan rumahnya dibonceng oleh anaknya menuju ke arah timur.
"Yang jaga warkop ini tahu pasti karena sebelum tutup lihat Bu Masriah dibonceng sama anaknya, terus sebentar begitu kembali lagi," terangnya.
Menurutnya, rumah Masriah kini hanya ada anaknya saja. Namun saat didatangi tak sedikit pun ada aktivitas di rumah.
Lilik menduga Masriah lari ke rumah saudaranya. Sebab tak ada tetangga yang respect terhadap kelakukan penyiram kotoran tinja itu.
"Gak tahu pasti, tapi kalau di tetangga sini kemungkinan besar gak bakal ada yang mau kalau ditinggali Bu Masriah," ujarnya.
Diketahui, tersangka diduga kabur pada Selasa, (7/11) malam sekitar pukul 23.00. Dalam rekaman CCTV tampak Masriah dibonceng oleh anaknya dengan motor tanpa menggunakan helm.
Petugas Satpol PP Sidoarjo yang bertugas menjemput kaget mendengar Masriah tak ada di rumah. Saat anak Masriah, Siti Ulfah ditanya terkait keberadaan Ibunya, ia berdalih tak tahu sedang ada dimana.
Saat didatangi di rumahnya, Wiwik mengaku menyesalkan Masriah tak hadir di persidangan. Padahal ia ingin masalahnya segera cepat selesai.
"Nanti dia akan dipanggil lagi, kalau dua kali lagi nggak hadir dia sepertinya akan dijemput paksa oleh Satpol PP," katanya.
Sementara itu, Kapolsek Sukodono AKP Supriyana mengaku siap jika dimintai bantuan oleh Satpol PP.
"Jika perlu bantuan (mencari keberadaan Masriah, red), kami akan siap mendampingi mencari tersangka,” pungkasnya. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista