Kanit Reskrim Polsek Prambon Iptu Vebby Andis Ferdian mengatakan, korban berhasil ditemukan sekitar dua kilometer dari lokasi diduga tenggelamnya korban. Tepatnya di sungai belakang Perumahan Griya Prambon Asri. Korban diduga tenggelam sekitar pukul 10.00, Minggu (29/5).
"Selanjutnya dibawa ke rumah duka untuk proses pemakaman dan dari pihak keluarga berkeberatan untuk dilakukan otopsi dan membuat surat pernyataan," ujarnya.
Peristiwa bermula saat ayah korban, Fariet Setia Rachman, 40, bersama istri dan anaknya keluar rumah. Mereka berniat mencari rumah kontrakan rumah baru dan berboncengan motor. Sedangkan nenek korban, Roni Rudiawati, 60, dan korban tinggal di rumah.
Sekitar pukul 10.00, saat orang tua korban kembali korban sudah tak ada di rumah. Ayah korban, Fariet kemudian menanyakan keberadaan korban. Nenek korban, Rini menjawab jika sebelumnya ada tetangga rumah yang bertamu.
"Tapi setelah tamu tetangga itu pulang neneknya lupa mengunci pagar rumahnya sehingga pintu pagar terbuka," imbuh mantan Kanit Reskrim Polsek Sedati itu.
Hanya berselang beberapa menit kemudian, nenek korban melihat korban berlari keluar. Mendengar penjelasan itu, orang tua korban langsung mencari korban di sekitar lokasi. Namun ayah korban hanya berhasil menemukan celana pendek korban.
Celana pendek terbeut tertinggal di pos kamling tak jauh dari rumahnya. Sontak saja kedua orang tua korban panik. Mereka langsung menduga jika korban sudah tenggelam. Sebab jarak antara sungai dan pos kampling hanya sekitar tiga meter.
"Warga sekitar dan petugas kepolisian beserta PMK ikut membantu pencarian, dan tadi pagi (kemarin, Red) sekitar pukul 08.00 proses pencarian dilanjutkan dan akhirnya ditemukan," pungkasnya. (far/vga)
Editor : Vega Dwi Arista