Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Bupati Pantau Pilkades Rawan Konflik, Pastikan Pencoblosan di Sidoarjo Aman dan Kondusif

Diky Putra Sansiri • Minggu, 24 Mei 2026 | 13:19 WIB
DEMOKRASI: Bupati Sidoarjo Subandi bersama sang istri Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Sriatun nyoblos di TPS 02 Dusun Alastipis, Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Minggu (24/5). (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
DEMOKRASI: Bupati Sidoarjo Subandi bersama sang istri Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Sriatun nyoblos di TPS 02 Dusun Alastipis, Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Minggu (24/5). (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Sejak pagi hari, Bupati Sidoarjo Subandi bersama jajaran Forkopimda berkeliling memantau pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di sejumlah desa yang masuk peta rawan konflik antar pendukung, Minggu (24/5).

Langkah itu dilakukan untuk memastikan pesta demokrasi tingkat desa berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Baca Juga: Polresta Sidoarjo Amankan Pilkades Serentak 2026, 1.140 Personel Disebar ke 80 Desa

Beberapa desa yang menjadi perhatian di antaranya Desa Trompoasri Kecamatan Jabon, Desa Klantingsari Kecamatan Tarik, Desa Sidokepung Kecamatan Buduran, hingga Desa Pepelegi Kecamatan Waru.

Usai melakukan pemantauan, Subandi turut mencoblos di TPS 02 Dusun Alastipis, Desa Pabean, Kecamatan Sedati, bersama sang istri Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Sriatun serta putranya Anggota Komisi A DPRD Sidoarjo Muchammad Rafi Wibisono.

Baca Juga: Jelang Pilkades Sidoarjo, Polisi Intensifkan Cooling System Jaga Kondusivitas Warga

Menurut Subandi, pelaksanaan Pilkades kali ini berjalan lebih tertib dengan penerapan sistem per TPS yang dinilai mampu meminimalisasi potensi gesekan antar pendukung.

“Ini tadi kita mencoba di Trompoasri, juga alhamdulillah berjalan dengan baik, sekarang di Pabean juga seperti itu,” ujar Subandi.

Baca Juga: Enam Mantan Napi Maju Pilkades Sidoarjo

Ia mengaku cukup puas dengan skema pelaksanaan Pilkades yang dibagi per TPS. Menurutnya, sistem tersebut efektif mengurangi potensi konflik di lapangan.

“Tentunya hari ini, kita sebagai pimpinan daerah cukup puas sekali dengan adanya skema per TPS. Mudah-mudahan dengan adanya TPS ini mengurangi konflik terkait Pilkades,” katanya.

Baca Juga: Jelang Pilkades Sidoarjo, Bupati Ingatkan Cakades Jangan Bermusuhan

Subandi berharap Pilkades serentak tahun ini mampu melahirkan kepala desa yang benar-benar bisa menjadi ujung tombak pembangunan dan menjalankan visi misi di wilayah masing-masing.

“Mudah-mudahan dengan demokrasi Pilkades hari ini, calon-calon kepala desa betul-betul mampu sebagai ujung tombak visi dan misi, terutama di desanya masing-masing,” tambahnya.

Baca Juga: Jelang Pilkades Sidoarjo, Bupati Ingatkan Cakades Jangan Bermusuhan

Dalam pemantauan tersebut, Subandi didampingi Kapolresta Sidoarjo, Dandim, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ia memastikan seluruh titik yang dianggap rawan sudah dipetakan sejak awal.

“Kita sudah mapping manakala desa-desa yang ada konflik, kurang lebih ada enam desa. Tadi malam kita juga sudah hadir di Desa Sidokepung dan Desa Pepelegi. Ini tadi Trompoasri, semua sudah kita mapping semua, insyaallah aman,” jelasnya.

Menurutnya, potensi gesekan yang muncul sejauh ini hanya terjadi antar relawan pendukung dan masih bisa dikendalikan aparat keamanan.

“Karena hanya gesekan antara relawan dengan relawan,” pungkasnya. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Konflik #Subandi #Pilkades #Desa #Bupati