RADAR SIDOARJO - Di balik tembok jeruji Lapas Kelas I Surabaya atau yang dikenal sebagai Lapas Porong Sidoarjo, ribuan bibit lele mulai ditebar sebagai bagian dari upaya menciptakan narapidana (napi) yang mandiri dan produktif setelah bebas nanti.
Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Sidoarjo menyalurkan sebanyak 9.500 bibit lele lengkap dengan sarana pendukung budidaya kepada Lapas Kelas I Surabaya.
Baca Juga: Meubelair Warga Binaan Lapas Porong Sidoarjo Tembus Australia, 1.003 Produk Diekspor
Bantuan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui sektor perikanan.
Tak hanya bibit lele, Diskan Sidoarjo juga memberikan 30 karung pakan ikan, tiga kolam fiber berukuran 2x2 meter, satu rangkaian mesin pompa beserta instalasi air, hingga vitamin ikan untuk menunjang keberlangsungan budidaya di lingkungan lapas.
Baca Juga: Lapas Porong Sidoarjo Perkuat Pembinaan dan Bekal Hidup Warga Binaan
Selain menyerahkan bantuan, jajaran Dinas Perikanan Kabupaten Sidoarjo turut melakukan observasi terhadap kesiapan lahan, sistem pengelolaan air, serta sarana pendukung budidaya perikanan yang akan digunakan warga binaan.
Sebanyak 15 warga binaan juga mendapat pelatihan budidaya lele. Mereka dibekali keterampilan teknis mulai dari proses pembibitan, perawatan, hingga teknik pemanenan ikan lele.
Baca Juga: Panen Perdana Anggur Jupiter di Lapas Porong Sidoarjo
Kepala Lapas (Kalapas) Kelas I Surabaya Sohibur Rachman mengapresiasi dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Perikanan.
“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dan sinergi yang diberikan. Bantuan serta pelatihan ini menjadi langkah positif dalam memperkuat program pembinaan kemandirian bagi warga binaan, sehingga mereka memiliki keterampilan produktif yang dapat menjadi bekal setelah kembali ke masyarakat,” ujar Sohibur Rachman, Kamis (21/5).
Ia menegaskan, pihaknya terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang produktif, edukatif, dan berkelanjutan bagi warga binaan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan pembinaan yang benar-benar bermanfaat. Sinergi dengan berbagai instansi pemerintah diharapkan mampu memperluas peluang pembinaan keterampilan bagi warga binaan, sekaligus mendukung terciptanya warga binaan yang mandiri, produktif, dan siap kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat,” tambahnya.
Kunjungan dan penyaluran bantuan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sidoarjo Muhammad Yunan Khoiron beserta jajaran.
Program budidaya lele itu diharapkan mampu berjalan optimal sekaligus menjadi sarana pembinaan keterampilan kerja bagi warga binaan di Lapas Porong Sidoarjo. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista