RADAR SIDOARJO - Proses pembangunan Flyover Gedangan mulai memasuki tahap lanjutan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo resmi menggelar sosialisasi pengadaan tanah kepada ratusan warga terdampak proyek tersebut, Senin (18/5) malam.
Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan pembangunan flyover menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah untuk mengurai kemacetan di kawasan Perempatan Gedangan yang selama ini kerap padat kendaraan.
Baca Juga: Bupati Pastikan Rekrutmen Direksi Perumda Delta Tirta Sidoarjo Tanpa Titipan
Ratusan pemilik lahan hadir dalam sosialisasi tersebut. Mereka mendapat penjelasan langsung dari Badan Pertanahan Nasional (BPN), Dinas Pekerjaan Umum (PU), hingga pihak konsultan mengenai tahapan pembebasan lahan dan mekanisme pemberian ganti rugi.
“Alhamdulillah sosialisasi berjalan baik. Mulai dari BPN, PU, hingga konsultan sudah menjelaskan seluruh tahapan transaksi pembebasan lahan Flyover Gedangan,” ujar Subandi.
Baca Juga: Jelang Pilkades Sidoarjo, Bupati Ingatkan Cakades Jangan Bermusuhan
Menurutnya, mayoritas warga mendukung proyek tersebut karena dinilai menjadi solusi atas kemacetan panjang di Jalan Raya Gedangan.
“Masyarakat sangat mendukung terkait pelepasan objek tanah yang akan dilaksanakan untuk Flyover Gedangan,” katanya.
Baca Juga: Bupati Sidoarjo Ingatkan Bahaya Money Politics di Pilkades
Subandi menegaskan pembangunan flyover bukan proyek biasa. Pemkab Sidoarjo, kata dia, memiliki tanggung jawab besar untuk menyelesaikan persoalan kepadatan lalu lintas yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
“Ini bukan hal yang main-main. Tanggung jawab kita besar terkait kepadatan lalu lintas di Jalan Raya Gedangan,” tegasnya.
Baca Juga: Sidoarjo Raih Predikat Kinerja Tertinggi Nasional, Bupati Subandi: Bukti Kerja Keras dan Kolaborasi
Ia memastikan koordinasi dengan BPN terus dilakukan agar proses pembebasan lahan berjalan lancar dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
“Nanti kalau ada permasalahan di belakang hari, baik yang mau menjual maupun tidak, akan kita konsolidasikan bersama BPN,” jelasnya.
Subandi juga menegaskan pemerintah akan mengambil langkah tegas apabila ada pihak yang menghambat proyek yang diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat luas tersebut.
“Ini untuk kepentingan masyarakat. Jangan sampai setelah sosialisasi masih ada yang mengganggu prosesnya,” tandasnya.
Selain mengurai kemacetan, pembangunan Flyover Gedangan juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat. Kehadiran flyover dinilai dapat mempercepat mobilitas warga sekaligus menekan waktu tempuh perjalanan.
Saat ini, warga pemilik lahan diminta segera melengkapi dokumen kepemilikan tanah sebagai syarat proses pembebasan lahan. Mulai dari alas hak tanah, data bangunan, hingga pepohonan yang memiliki nilai ekonomis akan masuk dalam skema ganti rugi.
Pemkab Sidoarjo juga meminta masyarakat aktif berkoordinasi dengan kepala desa dan camat agar seluruh tahapan pembebasan lahan dapat berjalan lebih cepat dan tertib. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista