Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Sidoarjo Dapat Dukungan 21 Revitalisasi Sekolah dan 50 Kuota Kerja ke Jepang

Diky Putra Sansiri • Rabu, 13 Mei 2026 | 09:03 WIB
DUKUNGAN: Bupati Sidoarjo Subandi saat melakukan audiensi dengan Perpukadesi (Perkumpulan Purnabakti Kepala Daerah Seluruh Indonesia).
DUKUNGAN: Bupati Sidoarjo Subandi saat melakukan audiensi dengan Perpukadesi (Perkumpulan Purnabakti Kepala Daerah Seluruh Indonesia).

RADAR SIDOARJO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mendapat dukungan program penguatan sumber daya manusia (SDM) yang cukup besar.

Mulai dari revitalisasi 21 ruang kelas sekolah hingga fasilitasi pemberangkatan 50 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Jepang.

Baca Juga: Bupati Sidoarjo Ingatkan Bahaya Money Politics di Pilkades 

Program tersebut menjadi hasil kerja sama strategis antara Pemkab Sidoarjo dengan Perpukadesi (Perkumpulan Purnabakti Kepala Daerah Seluruh Indonesia).

Seluruh program akan direalisasikan secara bertahap pada 2026 dan 2027.

Baca Juga: Bupati Sidoarjo Kaji Pengunaan BBM Subsidi untuk Sektor Tertentu

Bupati Sidoarjo Subandi menilai kolaborasi tersebut menjadi langkah konkret untuk mempercepat pembangunan SDM sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ini bukan sekadar program bantuan, tetapi bentuk kolaborasi nyata untuk memperkuat SDM dan meningkatkan kesejahteraan warga Sidoarjo,” ujarnya usai audiensi bersama Sekjen Perpukadesi di Jakarta.

Baca Juga: Bupati Subandi Siapkan Lomba Balap Merpati Nasional, Tegaskan Sidoarjo Harus Bebas Judi

Dalam kerja sama tersebut, Sidoarjo mendapat dukungan revitalisasi pendidikan berupa 21 ruang kelas. Rinciannya, 10 ruang kelas akan direalisasikan pada 2026 dan 11 ruang kelas pada 2027.

Selain sektor pendidikan, Pemkab Sidoarjo juga memperoleh dukungan fasilitasi bagi 50 calon PMI yang akan diberangkatkan bekerja ke Jepang secara resmi dan terprogram.

Baca Juga: Pembangunan RSUD Sedati Mandek, Ini Kata Bupati Sidoarjo 

Subandi pun mengajak masyarakat, khususnya para tenaga kerja muda, untuk memiliki semangat kerja tinggi dan tidak terlalu memilih pekerjaan.

“Ayo kerja sing semangat, kerja itu tidak usah banyak pilih-pilih, tanamkan rasa semangat, dilakoni dengan ikhlas,” tegasnya.

Baca Juga: Rumah Nyaris Roboh di Tropodo, Bupati Sidoarjo Pastikan Perbaikan

Menurutnya, peluang kerja yang terbuka harus dimanfaatkan sebaik mungkin agar masyarakat memiliki daya saing yang lebih kuat, termasuk di tingkat internasional.

Subandi juga mengapresiasi peran Perpukadesi yang dinilai tetap aktif memberikan kontribusi bagi pembangunan meski para kepala daerah di dalamnya telah purna tugas.

“Ini menunjukkan bahwa pengabdian tidak berhenti di masa jabatan. Justru setelah itu, kontribusi bisa tetap diberikan untuk masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, pengalaman serta jejaring yang dimiliki para purnabakti kepala daerah masih sangat bermanfaat dalam menghadirkan program-program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Sidoarjo Dwi Eko Saptono memastikan fasilitasi 50 calon PMI ke Jepang akan dilakukan sesuai prosedur resmi dan bertahap pada 2026 hingga 2027.

Menurutnya, program tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sekaligus daya saing tenaga kerja asal Sidoarjo.

“Program ini tidak hanya membuka akses kesempatan kerja di luar negeri, tetapi juga memastikan proses penempatan berjalan sesuai prosedur resmi, aman, dan terlindungi,” jelasnya.

Dwi Eko menambahkan, dukungan dari Perpukadesi tidak hanya menyasar sektor ketenagakerjaan, tetapi juga penguatan sektor pertanian dan peternakan sebagai bagian dari peningkatan kualitas SDM secara menyeluruh.

Ia memastikan seluruh tahapan pemberangkatan calon pekerja migran akan mendapat pendampingan ketat mulai administrasi, pelatihan, hingga uji kompetensi.

“Kami memastikan seluruh tahapan pendampingan berjalan sesuai ketentuan, mulai dari administrasi, pelatihan, hingga kesiapan keterampilan calon tenaga kerja migran sebelum diberangkatkan,” ungkapnya.

Pemkab Sidoarjo, lanjut Dwi Eko, berkomitmen terus memperluas akses kerja produktif sekaligus meningkatkan kemampuan tenaga kerja agar mampu bersaing di tingkat global.

“Program ini kami dorong sebagai upaya nyata untuk memperkuat kualitas SDM Sidoarjo agar mampu bersaing, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga global,” pungkasnya. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Program #Jepang #SDM #Bupati #Lapangan Kerja