RADAR SIDOARJO - Dhea Hilda Sari, 19, merasakan langsung manfaat Aplikasi Mobile JKN. Mahasiswi asal Malang itu memanfaatkan layanan tersebut saat menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Kabupaten Sidoarjo selama enam bulan.
Selama ini, kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) miliknya terdaftar di Kota Malang. Karena harus tinggal sementara di Sidoarjo, Hilda memutuskan memindahkan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) melalui Aplikasi Mobile JKN agar lebih mudah mengakses layanan kesehatan bila sewaktu-waktu diperlukan.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Sidoarjo Pastikan Perangkat Kloter Haji Terdaftar sebagai Peserta JKN
“Saya rumahnya di Malang dan sedang PKL di Sidoarjo. Kepesertaan saya sudah terdaftar sejak lama, tetapi FKTP masih di Malang. Supaya lebih tenang selama PKL, akhirnya saya melakukan perpindahan fasilitas kesehatan ke wilayah Kabupaten Sidoarjo melalui Aplikasi Mobile JKN. Prosesnya sangat mudah,” ujarnya, Rabu (30/4), di Sidoarjo.
Menurut Hilda, kehadiran Aplikasi Mobile JKN sangat membantu peserta dalam mengakses layanan administrasi maupun layanan kesehatan. Beragam fitur yang tersedia membuat peserta tidak perlu lagi datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan.
Baca Juga: PANDAWA Jadi Solusi Akses Layanan Administrasi JKN
Ia menilai, kemudahan akses tersebut menjadi nilai lebih karena layanan dapat digunakan kapan saja dan di mana saja.
“Aplikasi ini sangat membantu siapa pun yang membutuhkan layanan kesehatan maupun administrasi tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan. Bisa diakses kapan saja, 24 jam,” tuturnya.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Tetap Optimal Selama Libur Lebaran 2026
Selain Mobile JKN, Hilda juga mengapresiasi inovasi layanan administrasi digital lain yang disediakan BPJS Kesehatan, yakni Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA) di nomor 0811-8165-165.
Menurutnya, layanan tersebut dapat menjadi alternatif bagi peserta yang tidak memiliki waktu untuk datang ke kantor cabang.
Baca Juga: Satya JKN Award 2025: Wujud Gotong Royong Bangsa Lindungi Pekerja
“Saya juga sudah pernah mencoba layanan PANDAWA. Menurut saya, ini bisa menjadi alternatif bagi peserta yang tidak sempat datang ke kantor cabang karena kebutuhannya sudah diakomodasi lewat layanan ini,” katanya.
Di akhir, Hilda mengajak seluruh peserta JKN untuk mengunduh Aplikasi Mobile JKN dan memanfaatkan berbagai fitur yang tersedia, termasuk layanan skrining riwayat kesehatan.
“Saya sudah merasakan manfaat dari Aplikasi Mobile JKN. Saya mengajak semua peserta untuk mengunduh aplikasinya di gawai masing-masing. Tidak butuh waktu lama untuk mengaksesnya, dan tentu bisa dilakukan di mana saja serta kapan saja,” tutupnya. (vga)
Editor : Vega Dwi Arista