Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Komisi C DPRD Sidoarjo Dorong Revitalisasi Pasar Krian, Anggarkan Rp 15 M

Diky Putra Sansiri • Rabu, 11 Maret 2026 | 16:00 WIB

JADI PERHATIAN: Revitalisasi Pasar Tingkat Krian kembali didorong agar segera direalisasikan. (DIKY SANDIRI/RADAR SIDOARJO)
JADI PERHATIAN: Revitalisasi Pasar Tingkat Krian kembali didorong agar segera direalisasikan. (DIKY SANDIRI/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Revitalisasi Pasar Tingkat Krian kembali didorong agar segera direalisasikan. Pasar yang terbakar pada Agustus 2024 itu hingga kini masih menyisakan persoalan bagi para pedagang yang terpaksa berjualan di kios darurat dengan kondisi pembeli yang relatif sepi.

Anggota Komisi C DPRD Sidoarjo, M Nizar, mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan rencana revitalisasi Pasar Krian dengan anggaran sekitar Rp 15 miliar. Namun, pelaksanaan pembangunan tersebut baru direncanakan pada tahun 2027.

“Pelaksanaannya direncanakan pada 2027,” kata politisi senior Partai Golkar itu saat dikonfirmasi, Rabu (11/3).

Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV yang meliputi Kecamatan Krian, Balongbendo, dan Tarik tersebut menilai Pasar Tingkat Krian memiliki peran penting dalam menggerakkan roda ekonomi masyarakat di kawasan tersebut.

“Iya, sudah disiapkan anggaran revitalisasi sekitar Rp 15 miliar,” ujarnya.

Terkait nasib para pedagang yang saat ini masih menempati kios darurat, Nizar menyebut penataan ke depan akan menyesuaikan dengan situasi serta rencana pembangunan yang tengah disusun pemerintah daerah.

“Nanti kita lihat situasinya. Kalau memang memungkinkan ditempatkan di pasar baru, mungkin itu bisa menjadi solusi sementara,” jelasnya.

Nizar menilai proses perencanaan revitalisasi harus segera dimatangkan agar aktivitas perdagangan di Pasar Krian bisa kembali normal. Dengan begitu, geliat ekonomi masyarakat yang sempat terdampak dapat pulih kembali.

“Kalau perencanaannya sudah matang, insyaallah nanti akan ada langkah konkret untuk membantu para pedagang,” katanya.

Pria 53 tahun asal Desa Kraton itu menambahkan, Pasar Krian memiliki posisi strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, revitalisasi pasar dinilai penting agar pedagang dapat kembali berjualan dengan nyaman dan pembeli pun kembali ramai.

Sebagai informasi, Pasar Krian ludes terbakar pada Selasa pagi, 20 Agustus 2024. Kebakaran tersebut melalap ratusan kios pedagang di lantai satu dan dua. Berbagai barang dagangan seperti perhiasan, peralatan rumah tangga, hingga pakaian habis dilalap api.

Sejak kejadian tersebut, para pedagang masih berjualan di kios darurat sambil menunggu kepastian pembangunan kembali pasar tersebut. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Pasar #Krian #DPRD #Revitalisasi #komisi