Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Rampung Dibangun, Jalan Samping Rumah Pompa Kedungpeluk Candi Sidoarjo Justru Rusak

Diky Putra Sansiri • Sabtu, 28 Februari 2026 | 10:29 WIB

MASALAH BARU: Jalan di sisi timur dan barat bangunan rumah pompa Kedungpeluk kini rusak parah, dipenuhi lumpur, licin saat hujan, dan rawan tergenang air. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
MASALAH BARU: Jalan di sisi timur dan barat bangunan rumah pompa Kedungpeluk kini rusak parah, dipenuhi lumpur, licin saat hujan, dan rawan tergenang air. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Proyek pembangunan Rumah Pompa Kedungpeluk yang digadang-gadang menjadi solusi banjir di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, justru memunculkan persoalan baru.

Jalan di sisi timur dan barat bangunan rumah pompa kini rusak parah, dipenuhi lumpur, licin saat hujan, dan rawan tergenang air.

Warga pun mengeluhkan kondisi tersebut karena mengganggu aktivitas sehari-hari dan membahayakan pengguna jalan. Salah satu warga, Kusnadi mengaku khawatir dengan perubahan kondisi infrastruktur pascaproyek.

Menurutnya, sebelum pembangunan berlangsung, akses jalan sudah dipaving rapi dan dilengkapi saluran drainase yang berfungsi baik.

“Dulu jalannya sudah dipaving dan ada saluran airnya. Sekarang salurannya hilang, jalannya rusak dan gampang tergenang kalau hujan,” ujar Kusnadi, Jumat (27/2).

Ia berharap kontraktor segera melakukan perbaikan sebelum proyek benar-benar dinyatakan tuntas.

“Harapan kami kepada kontraktor agar segera diperbaiki supaya masyarakat bisa melintas dengan aman. Kalau pengerjaan belum selesai dan infrastruktur belum kembali seperti semula, jangan dibayar,” tegasnya.

Tak hanya jalan rusak, saluran air sepanjang kurang lebih 140 meter yang sebelumnya mengalirkan air dari lapangan kini juga tidak lagi tersedia. Akibatnya, kawasan sekitar lebih mudah tergenang saat hujan turun.

Kepala Desa Kedungpeluk Madenan menjelaskan, sebelum proyek pembangunan rumah pompa dan dam dilaksanakan, akses jalan menuju lokasi dalam kondisi baik, lengkap dengan fasilitas pendukung seperti pintu air tambak, akses ke tempat pelelangan ikan, hingga jalur menuju lokasi pembuangan sampah.

“Dulunya jalan dan taman dalam kondisi baik, sekarang pavingnya amblas karena ditempati alat berat,” jelasnya.

Menurutnya, penggunaan alat berat selama proses pembangunan menyebabkan paving di sejumlah titik ambles dan merusak badan jalan. Warga pun berharap kondisi jalan, termasuk lebar jalan sisi timur yang sebelumnya mencapai enam meter, bisa dikembalikan seperti semula.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Sidoarjo Muhammad Makhmud menegaskan, perbaikan jalan masih menjadi tanggung jawab kontraktor pelaksana proyek.

“Jalan harus dikembalikan seperti semula. Dalam waktu dekat akan diperbaiki kontraktor. Yang awalnya paving harus dikembalikan seperti semula, begitu pun saluran drainase,” tegasnya.

Ia memastikan pihaknya akan mengawasi proses perbaikan agar akses masyarakat tidak terganggu lebih lama.

Sebagai informasi, pembangunan dam dan rumah pompa di Kedungpeluk diproyeksikan untuk mengalihkan debit air menuju Sungai Mbah Gepuk. Skema ini diharapkan mampu mengurangi beban aliran di titik-titik rawan genangan, terutama saat intensitas hujan tinggi. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Jalan #Rusak #Pembangunan #Candi #Pompa