Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Pedagang Keluhkan Jalan Berlubang di Raya Krian Sidoarjo, Kerap Picu Kecelakaan

Diky Putra Sansiri • Senin, 16 Februari 2026 | 14:34 WIB
BERBAHAYA: Lubang menganga di Jalan Raya Setiabudi, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Senin (16/2). (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
BERBAHAYA: Lubang menganga di Jalan Raya Setiabudi, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Senin (16/2). (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Di tengah padatnya arus distribusi menuju Pasar Krian, sebuah lubang besar di Jalan Raya Setiabudi, Kecamatan Krian, Sidoarjo, menjadi ancaman serius bagi pengguna jalan.

Lubang tersebut berdiameter sekitar 100 sentimeter dengan kedalaman kurang lebih 25 sentimeter. Letaknya berada di jalur utama yang setiap hari dilalui pedagang sayur, buah, daging, dan kebutuhan pokok lainnya.

Kerusakan jalan terlihat mulai dari sisi utara, tepat di depan Kantor Telkom Krian, hingga tikungan selatan pintu masuk Pasar Baru Krian. Kondisi terparah berada di tikungan selatan, di mana aspal hampir terkikis habis dan badan jalan dipenuhi batu-batu besar.

Salah satu pedagang minuman di depan Telkom Krian, Suparno (51), mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Menurutnya, jalan itu merupakan akses vital bagi aktivitas ekonomi masyarakat.

“Jalan berlubang ini sudah ada sejak Desember 2025, berarti hampir tiga bulan. Akses vital seperti ini seharusnya segera diperbaiki, minimal ditambal,” ujarnya, Senin (16/2).

Ia menuturkan, kerusakan di depan tempatnya berjualan memang belum separah di tikungan selatan. Namun, sejumlah titik mulai berlubang dan berpotensi membahayakan pengendara.

“Kalau yang di depan sini masih bisa dilewati, tidak separah yang di selatan, tepat di tikungan pintu masuk Pasar Baru Krian,” katanya.

Menurutnya, kecelakaan kerap terjadi di titik terparah tersebut. Banyak pengendara tidak menyadari keberadaan lubang besar, terutama pada malam hari atau saat jalan tergenang air usai hujan.

“Sering ada kendaraan terperosok karena tidak tahu ada lubang. Apalagi kalau habis hujan, lubangnya tertutup genangan air,” tambahnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan, saat hujan turun, air menggenang di dalam lubang sehingga menyamarkan kedalaman sebenarnya. Pengendara sepeda motor maupun mobil terpaksa memperlambat laju kendaraan atau mencari jalur yang lebih aman untuk menghindari kerusakan kendaraan maupun kecelakaan.

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Sidoarjo, Muhammad Makhmud, memastikan perbaikan segera dilakukan sesuai arahan Bupati Sidoarjo.

Ia menegaskan, perbaikan tidak hanya bersifat tambal sulam, melainkan dilakukan secara menyeluruh agar kualitas jalan lebih tahan lama.

“Jalan akan diperbaiki secara menyeluruh. Target kami, seluruh perbaikan rampung sebelum Hari Raya Idul Fitri,” tandasnya. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Kecelakaan #Pasar #Krian #lubang #Jalan Rusak