RADAR SIDOARJO - Kabupaten Sidoarjo akan mendirikan Sekolah Rakyat. Melalui instruksi langsung Presiden RI, Kementerian Sosial melakukan kunjungan untuk membahas pembangunan Sekolah Rakyat (SR) sebagai solusi pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Menteri Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf menegaskan, Sekolah Rakyat adalah program prioritas untuk memberikan akses pendidikan setara bagi masyarakat bawah. Sidoarjo ditunjuk menjadi salah satu titik awal rintisan sekolah model ini.
"Sekolah Rakyat ini adalah instruksi Bapak Presiden untuk memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Target kita, setiap kabupaten/kota punya satu Sekolah Rakyat sebagai model sekolah unggulan untuk masyarakat bawah," ujar Menteri yang akrab disapa Gus Ipul, Jumat (6/2).
Sekolah ini nantinya memiliki konsep terintegrasi dari jenjang SD, SMP, hingga SMA dengan kapasitas yang cukup besar.
"Yang nanti kalau sudah gedung permanen sesuai arahan Pak Presiden kapasitasnya 1.000 siswa. SD, SMP, dan SMA. Tahun ini akan dibangun 104 titik (Indonesia), dan kita harapkan Sidoarjo sudah bisa ikut di tahap itu," tambahnya.
Menanggapi instruksi tersebut, Bupati Sidoarjo Subandi bergerak cepat dengan menyiapkan lahan seluas 9,5 hektare di Desa Buncitan, Kecamatan Sedati. Menariknya, lokasi ini akan terintegrasi dengan pengembangan Kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
Bupati Subandi menjelaskan strategi pengadaan lahan melalui sistem tukar guling dengan sekolah perikanan agar pembangunan lebih efektif tanpa perlu melakukan pembongkaran besar.
"Kita sudah siapkan 9,5 hektare di Desa Buncitan. Lokasi ini nanti jadi satu dengan Kampus ITS. Kita tukar guling dengan sekolah perikanan; kita punya 10,5 hektare, tapi sesuai saran Pak Menteri, lebih baik tukar guling objeknya saja yang 9,5 hektare," jelas Subandi.
Meski gedung permanen ditargetkan mulai dibangun pada tahun 2027, Pemkab Sidoarjo akan mencuri start dengan membuka Sekolah Perintis pada tahun 2026. Untuk mendukung langkah ini, Subandi berencana menggandeng Universitas Negeri Surabaya (UNESA).
"Tahun 2026 kita siapkan sekolah perintis dulu. Nanti kita mau minta bantuan dari UNESA, ada sekolah di Gedangan yang akan kita mohonkan. Pokoknya tahun 2026 kita sudah membuka sekolah perintis, 2027 kita sudah bangun gedung permanen," tegas Subandi.
Pembangunan Sekolah Rakyat ini diharapkan menjadi vitamin bagi pimpinan daerah dalam menuntaskan isu kemiskinan dan pendidikan di Sidoarjo.
Bupati telah menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) untuk segera menindaklanjuti koordinasi dengan Kementerian Sosial agar proyek percontohan Jawa Timur (Jatim) ini segera terwujud. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista