Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Hari Pertama Masuk Sekolah, SMPN 2 Tanggulangin Sidoarjo Terendam Banjir

Suryanto • Senin, 5 Januari 2026 | 15:25 WIB
MENGGANGGU: Sejumlah siswa berada di area SMP Negeri 2 Tanggulangin yang masih terendam banjir. (SURYANTO/RADAR SIDOARJO)
MENGGANGGU: Sejumlah siswa berada di area SMP Negeri 2 Tanggulangin yang masih terendam banjir. (SURYANTO/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Hari pertama masuk sekolah usai libur semester di SMP Negeri 2 Tanggulangin, Sidoarjo, terganggu akibat banjir yang merendam sebagian area sekolah. Ketinggian air di sejumlah ruang kelas mencapai 10–20 sentimeter, sementara halaman sekolah tergenang hingga 20–30 sentimeter.

Kondisi tersebut memaksa pihak sekolah menerapkan pembelajaran secara daring bagi sebagian siswa. Sementara itu, kegiatan belajar mengajar secara luring hanya diikuti siswa kelas VII secara terbatas dengan memanfaatkan ruang kelas yang tidak terdampak banjir.

Kepala SMP Negeri 2 Tanggulangin, Supriyanto, mengatakan banjir yang merendam sekolah sudah terjadi sejak tahun lalu dan hingga kini belum sepenuhnya surut. Ketinggian air, lanjutnya, kerap naik turun bergantung pada kondisi cuaca.

“Kalau hujan air naik, kalau tidak hujan turun, tetapi tidak pernah benar-benar kering. Kondisi ini sudah berlangsung sekitar satu setengah bulan,” ujar Supriyanto.

Ia menjelaskan, dari total ruang kelas yang ada, satu ruang masih tergenang sehingga tidak dapat digunakan. Karena itu, sekolah menerapkan sistem pembelajaran bergantian antara tatap muka dan daring.

“Untuk sementara hari ini yang masuk hanya satu kelas. Mulai Rabu rencananya dua jenjang bisa masuk, terutama kelas IX karena harus mempersiapkan TKA. Kelas VII dan VIII akan bergantian antara masuk sekolah dan daring,” jelasnya.

Selain itu, akses menuju sekolah juga dialihkan melalui jalur belakang yang dinilai lebih aman, lantaran akses utama masih tergenang banjir.

Pihak sekolah berharap banjir segera surut agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal tanpa harus menerapkan sistem pembelajaran daring maupun bergantian.

Sementara itu, salah satu siswi kelas VII, Zaskia Nayla Natasya, mengaku sedih karena aktivitas belajar menjadi terbatas akibat banjir. “Sedih sekali, karena kegiatan belajar jadi terbatas dan tidak bisa bertemu teman-teman serta kakak kelas,” ujarnya. (sur/vga)

 

Editor : Vega Dwi Arista
#SMPN #Banjir #Tanggulangin #terendam #Sekolah