RADAR SIDOARJO - Malam di Stadion Jenggolo, Sidoarjo, tak lagi gelap. Usai direhabilitasi total, sistem pencahayaan stadion kini memancarkan cahaya yang memenuhi standar FIFA dan resmi siap menghidupkan kembali atmosfer pertandingan malam hari.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Sidoarjo Yudhi Iriyanto memastikan proyek tersebut telah tuntas seratus persen.
“Alhamdulillah, lampu sudah selesai. Kualitas penerangannya jauh lebih baik,” ujar Yudhi ke Radar Sidoarjo, Rabu (10/12).
Seluruh lampu konvensional di stadion yang berada di perbatasan Buduran–Sidoarjo Kota itu diganti dengan teknologi Bandell. Hasilnya, intensitas cahaya kini mencapai hampir 400 lux, cukup untuk menggelar laga di bawah sorotan lampu sesuai standar federasi internasional.
Rehabilitasi sistem pencahayaan ini menelan anggaran sekitar Rp 5,6 miliar. Serangkaian uji coba sudah dilakukan, dan semuanya menunjukkan hasil yang memuaskan.
Dengan peningkatan ini, Stadion Jenggolo bukan hanya siap untuk pertandingan malam, tetapi juga berpotensi menjadi magnet baru bagi warga Sidoarjo di malam hari.
Menurut Yudhi, dampaknya tak berhenti di lapangan saja.
“Aktivitas malam di stadion pasti ikut menggerakkan ekonomi sekitar. Kegiatan olahraga dan event malam akan membuat semakin ramai pedagang kecil dan UMKM,” jelasnya. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista