Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Polemik Parkir di Rumah Makan SSB Wadungasri Waru Sidoarjo Berakhir Damai, Warga Kini Dilibatkan dalam Pengelolaan

Diky Putra Sansiri • Jumat, 24 Oktober 2025 | 19:28 WIB

AMAN: Polemik pengelolaan lahan parkir di rumah makan Wadungasri, Waru. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
AMAN: Polemik pengelolaan lahan parkir di rumah makan Wadungasri, Waru. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
 

RADAR SIDOARJO - Polemik pengelolaan lahan parkir di Rumah Makan Spesial Soto Boyolali (SSB) Jalan Raya Wadungasri, Kecamatan Waru, Sidoarjo, akhirnya menemukan titik terang.

Setelah sempat memanas dan memicu aksi protes sejumlah warga RT 1/RW 2, permasalahan tersebut kini diselesaikan secara damai dengan melibatkan warga dalam pengelolaan parkir. Warga sempat melakukan aksi unjuk rasa di depan rumah makan tersebut beberapa hari yang lalu.

Kepala Desa (Kades) Wadungasri, Sonhaji, memastikan polemik antara warga dan manajemen rumah makan itu telah rampung.

“Perselisihan antara warga dengan pihak manajemen SSB sudah clear di tingkat kecamatan. Kedua pihak sudah duduk bersama mencari solusi terbaik, difasilitasi oleh Muspika Waru, termasuk pihak Polsek dan Koramil,” ujar Sonhaji, Jumat (24/10).

Menurut Sonhaji, dalam pertemuan tersebut pihak rumah makan telah menunjukkan seluruh kelengkapan legalitas usahanya, termasuk dokumen kerja sama resmi dengan perusahaan pengelola parkir.

“Manajemen SSB sudah menyerahkan copy legalitas mereka, baik izin operasional maupun MoU dengan perusahaan yang bergerak di bidang perparkiran. Semua sudah sesuai aturan dan tidak ada yang dilanggar,” tegasnya.

Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu yang belum jelas kebenarannya.

“Kami sebagai pemerintah desa tentu berpihak pada kepentingan warga, tapi semua harus sesuai aturan. Kalau sudah ada penyelesaian resmi, ya kita hormati bersama,” tambahnya.

Meski dikelola oleh perusahaan profesional, penanggung jawab outlet SSB, Joko menuturkan, kini empat warga sekitar turut dilibatkan dalam pengelolaan parkir dan kegiatan operasional harian.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat lokal tanpa menyalahi prosedur hukum. Menurutnya, persoalan dengan warga telah diselesaikan secara kekeluargaan.

“Permasalahan sudah clear setelah pertemuan di kantor Kecamatan Waru. Kami bekerja sama dengan perusahaan pengelola parkir resmi, tapi tetap memberdayakan empat warga sekitar agar bisa ikut terlibat,” jelasnya.

Ia juga menepis isu bahwa restoran belum mengantongi izin operasional. Ia menegaskan, seluruh dokumen perizinan telah lengkap dan diserahkan kepada pemerintah desa.

“Semua perizinan sudah lengkap dan legalitasnya kami serahkan ke Pemerintah Desa Wadungasri, termasuk MoU dengan PT pengelola parkir yang juga bekerja sama dengan outlet kami di beberapa daerah lain,” tandasnya.

Ia menambahkan, pihaknya ingin beroperasi secara profesional sekaligus bersinergi dengan masyarakat sekitar. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#warga #Lahan #Parkir #Pengelolaan #rumah makan