Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Kebersihan Sungai Jadi Prioritas, Pengangkatan Sampah di Sidoarjo Rutin Dilakukan

Vega Dwi Arista • Kamis, 16 Oktober 2025 | 22:17 WIB

 

GERAK CEPAT: Mengerahkan alat berat untuk mengangkat berbagai jenis sampah yang menumpuk di saluran Mangetan Kanal, Desa Keboan Anom, Kecamatan Gedangan.   
GERAK CEPAT: Mengerahkan alat berat untuk mengangkat berbagai jenis sampah yang menumpuk di saluran Mangetan Kanal, Desa Keboan Anom, Kecamatan Gedangan.  

RADAR SIDOARJO - Kebersihan sungai menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo. Selain melakukan normalisasi atau pengerukan pendangkalan, proses pengangkatan sampah di sungai juga rutin dijalankan sebagai upaya menjaga kelancaran aliran air.

Bupati Sidoarjo Subandi menjelaskan, upaya tersebut merupakan bagian penting dalam menjaga kondisi sungai sekaligus mengantisipasi terjadinya banjir, terutama menjelang musim hujan seperti saat ini.

Baca Juga: Sungai di Siwalanpanji Buduran Sidoarjo Kumuh, Penuh Sampah dan Eceng Gondok

“Kalau sungainya terawat, bersih, dan tidak ada pendangkalan, maka potensi banjir bisa berkurang,” ujar Bupati Subandi.

Salah satu kegiatan rutin yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Kabupaten Sidoarjo adalah pengangkatan sampah di saringan saluran air.

Baca Juga: 120 Santri Sudah Dievakuasi, Wagub, Bupati dan Wabup Tinjau Langsung Evakuasi Ambruknya Musala Ponpes Al Khoziny Buduran Sidoarjo

Seperti yang dilakukan di saluran Mangetan Kanal, Desa Keboan Anom, Kecamatan Gedangan, Rabu (15/10), pihak Dinas harus mengerahkan alat berat untuk mengangkat berbagai jenis sampah yang menumpuk di lokasi tersebut.

Beragam sampah ditemukan di sana, mulai dari plastik, limbah rumah tangga, hingga potongan bambu dan ranting yang tersangkut di saringan saluran. Setiap kali pengerjaan, sedikitnya satu truk sampah berhasil diangkut dari lokasi.

Baca Juga: Sidak Dapur SPPG, Wabup Sidoarjo Minta Pembuangan Limbah Diperbaiki

Saringan saluran berfungsi menyaring sampah sebelum air masuk ke kanal utama. Area ini sering menjadi titik kritis penumpukan material limbah yang menyebabkan aliran air tersendat dan berpotensi menimbulkan luapan air ke permukiman warga, terutama saat intensitas hujan tinggi.

“Pengerukan sampah ini rutin kami lakukan seminggu sekali agar aliran sungai tetap lancar. Kalau dibiarkan menumpuk, air bisa meluap dan menyebabkan banjir,” jelas Dwi Eko Saptono, Kepala Dinas PUBMSDA.

Baca Juga: Wabup Dorong UMKM Sidoarjo Manfaatkan KURDA Bunga 2 Persen di BPR Delta Artha

Kegiatan pengerukan dilakukan secara rutin dengan mengerahkan alat berat dan peralatan manual. Pembersihan sampah ini merupakan bagian dari program normalisasi dan menjadi langkah penting Pemkab Sidoarjo dalam menjaga kebersihan serta fungsi aliran air, khususnya di wilayah padat penduduk seperti Gedangan.

Dwi Eko juga menyoroti masih banyaknya sampah di sungai sebagai bukti bahwa kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah masih kurang. Banyak warga yang membuang sampah sembarangan ke sungai, sehingga berdampak buruk pada kebersihan dan mempercepat pendangkalan.

Karenanya, Pemkab Sidoarjo terus mengimbau dan mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dengan tidak membuang sampah ke sungai. Hal ini demi menjaga kelestarian lingkungan dan menghindari risiko bencana banjir. (sai/vga)

 

Editor : Vega Dwi Arista
#pemkab #Sungai #Pendangkalan #Banjir #Kebersihan