Imigrasi Dorong Iklim Investasi Jatim lewat Sosialisasi “All Indonesia” dan “ForINVEST”
Vega Dwi Arista• Kamis, 9 Oktober 2025 | 23:08 WIB
SINERGIS: Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya bersama Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi (Ditjen Imigrasi) Jawa Timur menggelar kegiatan Sosialisasi All Indonesia dan Peluang Investasi.
RADAR SIDOARJO – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi (Ditjen Imigrasi) Jawa Timur menggelar kegiatan Sosialisasi All Indonesia dan Peluang Investasi di Wilayah Jawa Timur di Aula Kanim Surabaya, Rabu (8/10).
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Konsulat Jenderal negara sahabat, instansi vertikal di lingkungan Bandara Internasional Juanda, serta perwakilan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Timur.
Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Jatim Novianto Sulastono membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa transformasi digital layanan keimigrasian merupakan langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan investasi di daerah.
“All Indonesia bukan sekadar aplikasi, tetapi semangat kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan humanis. Ini bentuk nyata sinergi digitalisasi pelayanan dan penguatan ekonomi daerah,” ujarnya.
Program All Indonesia, yang diluncurkan secara nasional oleh Ditjen Imigrasi pada 1 Oktober 2025, merupakan platform digital terpadu yang menghadirkan layanan pelaporan kedatangan penumpang di bandara dan pelabuhan internasional hanya dalam satu genggaman.
Aplikasi ini mengintegrasikan layanan keimigrasian, kepabeanan, kesehatan, dan karantina dalam satu sistem digital. Layanan dapat diakses melalui laman allindonesia.imigrasi.go.id maupun aplikasi mobile di Play Store dan App Store.
Implementasi All Indonesia di Bandara Juanda menjadi langkah penting dalam membangun integrasi data lintas instansi yang berfokus pada pelayanan publik dan keamanan perbatasan.
Dalam kesempatan tersebut, Kanwil Ditjen Imigrasi Jatim juga memperkenalkan DE IMEJ (Digital Ecosystem of Immigration and East Java) — portal berbasis web dengan sistem QR Code yang menyediakan informasi terpadu seputar keimigrasian, investasi, pariwisata, dan UMKM di Jawa Timur.
Inovasi ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi daerah secara global serta memperkuat citra Jatim sebagai wilayah yang terbuka dan aman bagi investor asing.
Selain itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto, juga memperkenalkan inisiatif ForINVEST (Platform Investasi dan Keimigrasian Terpadu), bagian dari proyek perubahan dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) II.
Program tersebut bertujuan mempercepat pertumbuhan investasi di Jawa Timur melalui layanan keimigrasian yang adaptif, ramah investasi, dan memberikan kepastian hukum bagi penanam modal serta tenaga kerja asing.
Kegiatan sosialisasi turut dihadiri perwakilan konsulat negara sahabat, antara lain dari Amerika Serikat, China, Jepang, Australia, Belanda, Thailand, Jerman, Prancis, dan Polandia. Kehadiran mereka menunjukkan pentingnya peran keimigrasian dalam memperkuat kerja sama internasional dan mendorong investasi lintas negara.
“Mari kita wujudkan semangat All Indonesia dalam tindakan nyata. Jawa Timur harus menjadi gerbang investasi nusantara yang maju, aman, dan humanis,” tegas Novianto menutup sambutannya.
All Indonesia merupakan inovasi Ditjen Imigrasi yang mengintegrasikan layanan keimigrasian, Bea Cukai, dan Badan Karantina di seluruh pintu masuk internasional Indonesia. Aplikasi ini memudahkan WNI maupun WNA saat kedatangan dari luar negeri, dan menjadi bagian dari visi besar “Transformasi Digital Imigrasi untuk Indonesia Emas 2045”. (dik/vga)