RADAR SIDOARJO - Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Sidoarjo, Edi Kurniadi menyampaikan, saat ini ada 13 Koperasi Desa Mandiri Koperasi Mikro Produktif (KDMKP) yang beroperasional. Pihaknya terus melakukan pendampingan agar koperasi terus bisa berkembang.
“Kami berupaya kolaborasi dengan pihak lain seperti dengan bank Himbara dan swasta lainnya untuk penyelenggaraan pembinaan perkoperasian kepada seluruh pengurus maupun pengawas KDMKP,” ucapnya, Minggu (28/9).
Selain itu, pihaknya juga mempertemukan KDMKP dengan BUMN maupun swasta untuk menjalin kemitraan. Hal tersebut diharapkan dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas.
“Kami juga memfasilitasi akses permodalan melalui bank Himbara, khususnya BRI, dengan begitu, koperasi tidak kesulitan mencari tambahan modal usaha,” ujarnya.
Edi menegaskan ke depan akan ada bimbingan teknis penyusunan anggaran rumah tangga koperasi. Hal itu guna meningkatkan kualitas kelembagaan.
“Kedepannya akan dilakukan bimbingan teknis penyusunan anggaran rumah tangga untuk lebih menajamkan usaha yang dijalankan, itu penting agar koperasi lebih terarah,” jelasnya.
Meski begitu, ia mengakui tidak semua KDMKP bisa langsung berjalan. Kendala yang dihadapi sebagian besar sama, terutama soal modal.
“Kalau bicara modal, hampir semua kendalanya sama, tapi yang paling utama adalah sikap mereka yang biasanya wait and see,” ungkapnya.
Karena itu, pihaknya tetap melakukan pendampingan dan memberikan motivasi. Agar mereka tetap semangat untuk terus menggerakan koperasi KDKMP.
“Mayoritas sebenarnya sudah melakukan berbagai upaya persiapan, misalnya sudah berkomunikasi dengan sejumlah mitra baik BUMN maupun swasta,” pungkasnya. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista