Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

BPJS Kesehatan Apresiasi Transformasi Digital RSU Assakinah Medika Sukodono Sidoarjo

M Saiful Rohman • Kamis, 4 September 2025 | 23:36 WIB

KOLABORASI: Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan (tengah) bersama Dirut RSU Siti Khodijah, Muhammad Hamdan (kanan). (M SAIFUL ROHMAN/RADAR SIDOARJO)
KOLABORASI: Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan (tengah) bersama Dirut RSU Siti Khodijah, Muhammad Hamdan (kanan). (M SAIFUL ROHMAN/RADAR SIDOARJO)
 

RADAR SIDOARJO - Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan, melakukan kunjungan ke RSU Assakinah Medika, Sukodono, Kamis (4/9). Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi komitmen rumah sakit tersebut dalam mendukung transformasi digital layanan kesehatan.

Edwin mengatakan, transformasi digital bukanlah hal yang mudah dilakukan. Karena itu, pihaknya memberikan apresiasi agar rumah sakit semakin bersemangat dalam meningkatkan mutu layanan.

“Tujuannya agar layanan BPJS Kesehatan bisa lebih cepat, mudah, dan stabil,” ujarnya.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi informasi di RSU Assakinah Medika sudah berjalan baik. Tidak hanya pada perubahan fisik, tetapi juga penggunaan sistem digital yang mulai diterapkan secara konsisten.

“Tantangannya bukan membeli teknologi, tapi bagaimana mengubah mindset dan budaya. Karena bisa saja sekarang bagus, tapi besok tidak konsisten,” jelasnya.

Edwin berharap semua rumah sakit di Jawa Timur dapat mengikuti langkah serupa. Dengan begitu, pasien tidak perlu mengantre lama sehingga tidak terjadi penumpukan maupun pemborosan waktu dan biaya.

“Tujuannya bukan hanya agar masyarakat bisa menggunakan aplikasi Mobile JKN, tapi lebih dari itu: supaya tidak perlu antre berlama-lama,” imbuhnya.

Sementara itu, Dirut RSU Siti Khodijah, Muhammad Hamdan, menjelaskan bahwa RSU Assakinah Medika merupakan bagian dari jaringan holding rumah sakit. Karena itu, sistem digitalisasi yang diterapkan sama dengan rumah sakit induk.

“Seluruh sistem, mulai keuangan hingga layanan pasien, ditarik dalam satu jaringan digital. Dengan cara ini, manajemen bisa memantau kondisi layanan secara real time,” paparnya.

Saat ini, RSU Assakinah Medika masih berada di kelas bintang tiga. Namun, pihaknya menargetkan peningkatan hingga mencapai bintang tujuh. Menurut Hamdan, digitalisasi akan memberi kemudahan baik bagi rumah sakit maupun masyarakat.

“Harapan ke depan, dengan digitalisasi ini rumah sakit mendapat kemudahan, masyarakat juga mendapat kemudahan, sehingga apa yang menjadi target pemerintah bisa terlaksana melalui jaringan rumah sakit,” pungkasnya. (sai/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#BPJS #Direktur #Sukodono #Kesehatan #Digital